pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kepala SMAN 1 Anggeraja Terancam Dicopot

ENREKANG, BKM — Puluhan guru SMA Negeri 1 Anggeraja bersama tokoh masyarakat mendatangi gedung DPRD Enrekang, Senin (21/9). Kedatangan mereka di kantor wakil rakyat ini untuk menyampaikan aspirasi terkait kinerja kepala sekolahnya Mustafa.
Dalam pernyataannya, para guru menilai kinerja Mustafa buruk. Utamanya dalam menajemen pengelolaan sekolah. Tidak ada transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dan penggunaan dana sekolah, sehingga membuat proses belajar mengajar jadi amburadul.
“Saya setiap hari melihat proses mengajar di SMA Anggeraja kurang berjalan sesuai harapan masyarakat. Hampir setiap hari siswa banyak berkeliaran di jam-jam belajar,” kata Hasim Ngendek, seorang tokoh masyarakat kepada anggota dewan.
Diakui Hasim, pihaknya bersama guru-guru di SMAN 1 Anggeraja sudah berulang kali menyampaikan permasalahan ini kepada Bupati Enrekang H Muslimn Bando dan Kepala Dinas Pendidikan Jumurdin. Namun hingga sampai ini tidak ada tanggapan.
”Kami sudah beberapa kali menghadap ke kepala dinas dan Bupati, tetapi tidak ditanggapi. Makanya, kami datang menghadap bapak dan ibu-ibu anggota dewan. Mudah-mudahan ada tindak lanjut dari aspirasi kami ini,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapakan Kamaruddin Sita, salah seorang guru SMAN 1 Anggeraja. Dia mengaku sangat prihatin melihat proses belajar mengajar di sekolahnya.
Sebab sebelumnya sekolah ini menciptakan banyan orang-orang pintar. Namun belakangan masuk intervensi politik saat pergantian kepemimpinan. Akibatnya, proses belajar mengajar tidak lagi terurus.
”Setelah ada intervensi politik masuk pada regulasi kepemimpinan, maka jadilah seperti ini. Kami hanya mau perbaikan untuk mewujudkan keinginan masyarakat ke depan. Apalagi SMA 1 Anggeraja merupakan tempatnya orang-orang pintarnya dari Duri,” tegas Kamaruddin.
Menyikapi aspirasi tokoh masyarakat dan guru SMAN 1 Anggeraja, anggota DPRD Enrekang dari Partai Golkar Nurman Amir, berjanji akan membuat rekomendasi untuk menonaktifkan kepala SMAN 1 Anggeraja. Alasannya, Mustafa dinilai gagal memimpin sekolah tersebut.
”Setelah mendengar penyampaian aspirasi masyarakat dan guru, tidak ada lagi keraguan untuk membuat rekomendasi agar kepala sekolah dinonaktifkan. Karena persoalannya ada pada kepala sekolah,” tegas Nurman.
Sementara Mustafa, Sekretaris Dinas Pendidikan Enrekang yang hadir dalam pertemuan ini, mengaku masih menunggu hasil investigasi Komisi II yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Jika terbukti, Kepala SMAN 1 Anggeraja akan dicopot.
”’Kita menunggu hasil investigasi dari Komisi III. Kalau memang terbukti, kita laporkan ke pimpinan untuk diambil tindakan,” kata mantan Kabag Humas DPRD Enrekang ini. (her/rus/b)



×


Kepala SMAN 1 Anggeraja Terancam Dicopot

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar