MAKASSAR, BKM — Warga Jalan Ker-kera Kecamatan Tamalanrea diserang oleh sekelompok orang bermotor, Kamis (24/9) sekira pukul 11.30 wita.
Pelaku yang diketahui berjumlah 20 orang dan mengatasnamakan dirinya kelompok Silangsungan (SLG) menyerang warga dengan menggunakan anak panah dan parang. Warga yang saat itu tengah antri menunggu pembagian hewan kurban di depan kampus Unhas dikagetkan oleh kedatangan para pelaku.
Belum jelas motif dibalik penyerangan tersebut. Namun informasi yang dihimpun di TKP menyebutkan bahwa aksi penyerangan dibalas balik oleh warga. Para pelaku yang kalah jumlah berhasil melarikan diri setelah puluhan warga melakukan perlawanan.
Satu dari pelaku bernama Akbar (17) berhasil diamankan warga. Akbar mengaku berasal dari kelompok “SLG” bernama Akbar ( 17 ). Akbar ditangkap setelah bersembunyi dalam rumah milik warga bernama Al di Jalan Damai, belakang Kampus Unhas.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalanrea, Kompol Roy Agung yang dikonfirmasi, Jumat (25/9) membenarkan peristiwa tersebut.
“Kejadiannya spontan pada saat puluhan warga yang sedang antri menunggu pembagian daging kurban, diserang oleh kelompok bermotor yang mengatasnamakan Silansungan (SLG). Mereka melengkapi diri dengan senjata tajam,” kata Roy.
Saat itu kata Roy, pihaknya menerima laporan bahwa satu dari pelaku tertangkap dan dimassa. Petugas yang turun di TKP langsung mengevakuasi satu pelaku tersebut dari amukan massa.
“Akbar lansung kami evakuasi ke rumah sakit Wahidin karena mendapat luka robek terbuka pada bagian kepalanya hingga kritis,” terang Roy
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Tamalanrea mengaku belum dapat mengetahui motif penyerangan. Pihaknya juga masih menunggu kondisi satu tersangka yang dimassa pulih untuk dilakukan penyelidikan.
“Kita tunggu kondisi pelaku membaik baru kita gali informasi soal motif penyerangan itu,” tukasnya (ish-ril/c)
Serang Warga Penerima Kurban, Anggota Geng Motor Dimassa
×

