PALOPO, BKM — Pemerintah Kota Palopo akhirnya merealisasikan rencana pembangunan Pasar Tradisional Andi Tadda. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp10 miliar bersumber dari APBN tahun 2015.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, Usaha Kecil dan Menengah (Diskoperindag dan UKM) Karno mengatakan, pembangunan pasar tradisional Andi Tadda dimaksudkan untuk mengembalikan minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional. “Sekarang ini warga cenderung berbelanja di pasar modern, seperti swalayan. Dengan dibangunnya Pasar Andi Tadda, kita harapkan mindset masyarakat berbelanja di pasar-pasar tradisional semakin tinggi,” kata Karno di ruang kerjanya, baru-baru ini.
Pembangunan Pasar Andi Tadda ditargetkan rampung empat bulan ke depan. Total lods yang akan dibangun sebanyak 150 unit.
“Proyek pembangunan Pasar Andi Tadda ini didesain dua lantai. Kita prioritaskan peruntukkannya bagi pedagang lokal,” terang Karno.
Selain itu, tambah Karno, pihaknya juga telah menyediakan Tempat Penjualan Sementara (TPS) bagi pedagang yang akan mendiami Pasar Tradisional Andi Tadda. “Untuk pembangunan TPS sudah tidak ada masalah. Pekerjaannya sementara berjalan. Kami juga telah berkoordinasi dengan panitia pembangunan pasar untuk penanganan pengaturan TPS yang akan digunakan pedagang selama masa pembangunan pasar berjalan,” tandasnya. (*/rus)
Rp10 Miliar untuk Bangun Pasar Tradisional Andi Tadda
×

