BANTAENG, BKM — Tabrakan antara mobil Ford Fiesta warna hitam nopol DD 1403 GB vs mobil ambulance Brigade Siaga Bencana (BSB) DD 888 F, terjadi Sabtu (26/9) pukul 13.00 Wita. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di simpang lima lampu merah, jalan poros nasional-Jalan Merpati-Kenanga-Jalan Segitiga Patung A Mannapiang.
Peristiwa ini menyebabkan arus lalulintas (lalin) sempat macet beberapa saat. Untuk menghindari kemacetan parah, petugas Satlantas Polres Bantaeng mengalihkan arus lalulintas ke jalur lain.
Sejumlah sumber yang ditemui di TKP mengatakan, mobil ambulance datang dari arah timur di poros jalan nasional. Sedangkan mobil Ford Fiesta melaju dari utara di Jalan Merpati.
Saksi korban Abdul Rahim, sopir ambulance menuturkan, mobil yang dikemudikannya melaju dalam kecepatan normal. Tiba-tiba muncul mobil Ford Fiesta dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan Merpati.
Rahim mengaku tidak dapat menguasai kendaraannya karena ditabrak secara mendadak di bagian depan. Karena kerasnya benturan, lanjut Rahim, mobil ambulace terpental ke sisi selatan jalanan menghantam tiang papan reklame yang terpasang di dekat tiang lampu merah.
Sementara mobil Ford Fiesta memutar ke sisi utara jalanan menabrak pedestrian. Akibatnya, kedua mobil yang terlibat dalam peristiwa ini mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Dituturkan Rahim, dia bersama tiga orang tim medis BSB terdiri dari dr Nita Rachmawati dan dua perawat, yakni Abd Malik dan Nurani, baru saja menjemput pasien lakalantas di Puskesmas Baruga yang dirujuk ke RSUD Prof Anwar Makkatutu.
Selain ketiga perawat tersebut, di dalam ambulance terdapat pasien lakalantas dan tiga orang keluarganya. Total orang yang diangkut ambulance, satu sopir ditambah tujuh penumpang. Beruntung, seluruh penumpang ambulance selamat.
Dokter Nita mengalami lecet di lengan dan salah seorang perawatnya merasakan nyeri bagian belakang akibat benturan. Pasien dan keluarganya tidak mengalami cidera dalam peristiwa ini.
Kasat Lantas Polres Bantaeng Iptu Agis Arya Denawan dikonfirmasi, Minggu (27/9) mengatakan, pihaknya sementara melakukan pendalaman. “Kami sedang melakukan pendalaman”, katanya.
Ketika ditanya, berdasarkan keterangan di TKP, pengemudi Ford Fiesta memacu kendaraannya dari arah Jalan Merpati dengan kecepatan tinggi, dia mengatakan, mobil tersebut masuk pada saat lampu hijau menyala. Sedangkan ambulance menerobos lampu merah.
Meski demikian, kata Kasat, ambulance mendapat prioritas dan dibolehkan menerobos lampu merah. Apalagi, kata dia, ada pasien gawat yang diangkut.
Menurut Kasat, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengemudi mobil Ford Fiesta diketahui benama Heri Jamaluddin. Dia bersama seorang temannya ketika terjadi peristiwa tersebut.
Ditambahkan Agis, kedua mobil yang terlibat dalam peristiwa ini sudah diamankan di Mapolres Bantaeng untuk dijadikan barang bukti. “Kami sudah mengamankan kedua mobil tersebut”, pungkasnya. (wam/rus/b)
Angkut Korban Laka, Ambulance BSB Tabrakan Ford Fiesta
×

