pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Kesal, Petugas Damkar Diancam Pedang

BANTAENG, BKM — Hanya dalam tempo sejam saja, enam rumah di Bateballa, Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang ludes terbakar, Senin (28/9) pukul 12.00 Wita. Tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan. Bahkan dua ekor sapi dan satu unit sepeda motor, juga ikut hangus.
Sejumlah sumber di TKP mengatakan, api pertama kali muncul di rumah panggung milik Jamaluddin. Karena angin bertiup cukup kencang, api dengan mudah menyambar ke rumah tetangganya. Lima rumah terbakar lainnya masing-masing milik Emmang, Sahiruddin, Baharuddin, Haeruddin dan Jumasing.
Salah seorang kerabat korban Abdul Azis Ahmad, menyesalkan lambannya petugas pemadam kebakaran. Kata dia, selain terlambat tiba di lokasi, satu unit mobil damkar yang pertama datang, kehabisan air. Satu unit lainnya, mesin pompanya macet karena kehabisan bahan bakar.
Sempat terjadi insiden terhadap petugas damkar. Salah seorang warga yang kesal menghunus pedangnya lalu mendekatkan ke leher petugas tersebut. Beruntung, insiden pengancaman ini tidak sampai menimbulkan korban, karena puluhan warga lainnya berhasil melakukan tindakan pencegahan.
Azis meminta penanggung jawab Brigade Pemadam Kebakaran supaya menanamkan sikap siaga kepada para petugas damkar. “Kami berharap supaya petugas damkar tetap siaga. Kami tidak ingin kejadian di Bateballa terulang lagi,” ketusnya.
Akibat peristiwa ini, enam kepala rumah tangga kehilangan tempat tinggal. Para korban tampak syok. Anak dan istri mereka menangis histeris karena tidak menyangka rumahnya musnah dalam sekejap.
Mengenai penyebab kebakaran, masih simpang siur. Ada yang mengatakan, istri salah seorang korban kebakaran sedang memasak di dapur kemudian meninggalkan rumah. Sumber lain mengatakan, akibat hubungan pendek arus listrik.
Untuk sementara, para korban ditampung di rumah kerabat dan tetangganya. Kerugian yang mereka derita akibat peristiwa ini, ditaksir ratusan juta rupiah.
Beberapa saat setelah kejadian, tim Tagana Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantaeng, tiba di TKP. Mereka membawa bantuan untuk para korban. (wam/rus/b)



×


Warga Kesal, Petugas Damkar Diancam Pedang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar