SOPPENG, BKM — Fraksi Partai Golkar DPRD Soppeng menyatakan walk out (WO) dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanjar Daerah (RAPBD) Perubahan tahun 2015. Meski begitu, fraksi lainnya tetap melanjutkan pembahasan walau tanpa kehadiran Fraksi Golkar.
Ketua Fraksi Golkar Saharuddin Adam mengatakan, langkah WO dilakukan karena ada mekanisme dalam tahapan pembahasan APBD-P 2015 yang tidak sesuai Permendagri Nomor 37 tahun 2014. ”Karena itu, Fraksi Golkar tidak mau terlibat dan memih tak ikut dalam pembahasan,” ujarnya.
Syaharuddin yang juga Ketua Komisi I DPRD Soppeng menyatakan akan kembali mengikuti pembahasan jika sudah sesuai dengan tahapan dan aturan yang ada.
“Ini bukan karena politik. Kami akan kembali jika sudah sesuai dengan tahapan yang sudah diatur dalam undang-undang,” tegas Syaharuddin.
Kondisi inipun dicermati aktivis LSM Nur Alam Abra. Dia mengindikasikan adanya kerawanan ‘main mata’ antara DPRD dan Pemkab Soppeng dalam pembahasan APBD-P.
”Seharusnya semua lebih bersama dan duduk bersama untuk mencari titik temu, agar apapun yang diputuskan nantinya bisa diterima semua pihak,” kata Alam.
Dari pantauan BKM, semua komisi tetap melaksanakan rapat kerja bersama mitra kerjanya dari masing-masing Satuan Kerja Prankat Daerah (SKPD). Tak satupun anggota Fraksi Golkar yang terlibat dalam pembahasan ini. (fir/rus/c)
APBD-P Dibahas Tanpa Fraksi Golkar
×

