pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

13 Jamaah Haji Tercecer, MB Kecewa

ENREKANG, BKM — Bupati Enrekang H Muslimin Bando tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Sebab dari 151 warganya yang berangkat menunaikan ibadah haji, 13 diantaranya tercecer dari rombongan.
Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 bersama jamaah haji asal Pinrang, Sidrap dan Tator, yang berangkat 22 September lalu. Namun setelah pulang dan disambut di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (2/10), hanya 138 jamaah haji yang telah tiba.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Enrekang Kamaruddin, dalam laporannya menjelaskan alasan 13 jamaah yang belum tiba bersama rombongan. Menurutnya, pada saat pemberangkatan ke Mekkah, mereka terkendala pada pengurusan visa sehingga pemberangkatan terpaksa terbagi di beberapa kloter.
Dari 14 jamaah itu, 10 diantaranya kemudian bergabung di kloter 5, yang dijadwalkan tiba kembali di tanah air 4 Oktober. Satu lainnya tergabung di kloter 6 dan dijadwalkan tiba 6 Oktober. Sementara dua lainnya masuk kloter 8, yang akan tiba 9 Oktober mendatang.
”Karena visanya tidak bersamaan terbit, sehingga pemberangkatannya terbagi di beberapa kloter,” kata Kamaruddin.
Ketua rombongan jamaah haji Enrekang Andi Hamza mengakui, sejak diberangkarkan dari Enrekang, sudah ada beberapa jamaah yang was-was, jangan sampai bermasalah pemberangkatannya.
”Ternyata betul, ada beberapa teman kami yang tertunda berangkat akibat visanya belum keluar. Mereka kemudian diberangkatkan dengan membaginya di beberapa kloter,” jelas And Hamza.
Dalam sambutan penerimannya, Bupati Muslimin Bando mengaku tidak menyangka jika ada jamaah dari daerah ini yang tidak mendapatkan visa.
”Saya pribadi sebagai Bupati Enrekang datang langsung ke asrama haji sebelum pemberangkatan. Tidak ada pengetahuan saya kalau ada jamaah kita yang tidak dapat visa,” ujar MB, sapaan akrab Bupati.
Menurut MB, kesalahan pengurusan visa bukan karena pemerintah RI. Sebab visa dikeluarkan pemerintah Arab Saudi yang sifatnya online. ”Itulah salah satu kelemahan kemajuan tehnologi saat ini,” katanya.
Atas kejadian tersebut, MB mengimbau untuk tidak menyalahkan pemerintah daerah. ”Mudah-mudahan ke depan visa jamaah calon haji sudah dipegang beberapa hari sebelum pemberangkatan. Kepala Kantor Kementerian Agama agar mengusulkan pada pertemuan-pertemuan berikutnya,” imbuhnya. (her/rus/b)



×


13 Jamaah Haji Tercecer, MB Kecewa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar