MAKASSAR, BKM — Aparat Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar membekuk tiga Anak Baru Gede (ABG) karena diduga terlibat aksi begal di sejumlah wilayah di Makasar. Ketiganya diciduk petugas di waktu dan tempat terpisah, Kamis (1/10) sore.
Dua pelaku sebelumnya diamankan di Kompleks Marinda Jalan Veteran Selatan. Keduanya masing-masing berinisial, GR (15) berstatus siswa kelas I di sebuah SMK di Makassar, berdomisili di Jalan Metro Tanjung Bunga serta Far (16) pengangguran, berdomisili di Jalan Sultan Alauddin.
Penangkapan keduanya terbilang tidak terencana, karena saat itu petugas tengah melakukan penggerebekan terhadap pengguna narkoba di sebuah rumah kos di Kompleks Marinda.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tiga terduga pengguna narkoba, yakni Har alias An (17) dan AA (31), keduanya warga Jalan Bonto DG Rate Blok 20/8, serta satu orang wanita bernitial AY (27) berdomisili di Aspol Toddopuli Blok C/18. Dari tangan pelaku petugas mennyita bukti 1 sachet sabu, 3 bungkus sachet kosong serta 2 kaca pirex.
“Saat anggota melakukan penggerebekan, tiba-tiba muncul dua remaja berboncengan naik motor. Saat melihat banyak petugas, keduanyapun bergegas lari. Kemudian anggota mengejar dan berhasil diamankan. Saat diintrogasi ternyata keduanya adalah kawanan begal,” ungkap Ka Ops Tindak, Ipda Bachtiar, Jumat (2/10).
Para pelaku kemduian digelandang ke Unit Resmob lantai II Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih jauh. Dalam interogasinya, kedua ABG tersebut mengaku terlibat aksi begal sebanayak 26 kali bersama kawanan lainnya.
Atas pengakuan pelaku, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan mengejar sejumlah rekan pelaku. Di hari yang sama, petugas kembali menciduk dua orang, yakni Wen (20) di rumahnya di Jalan Manurukki serta AG (15) di rumahnya diwilayah Antang. Satu dari pelaku, yakni Wen berstatus sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar. Dalam aksinya, Wen berpasangan dengan AG melakukan kekerasan terhadap pengendara sepeda motor dengan menggunakan badik dan anak panah (busur).
Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Pol Fajri yang dikonfirmasi, Jumat (2/10) membenarkan penangakapan tersebut.
“Awalnya kami melakukan pengembangan kasus narkoba di rumah kos kompleks Marinda Jalan Veteran. Dari sana anggota mengamankan 3 orang sedang berpesta narkoba, dua orang pria dan satu orang perempuan. Tiba-tiba datang dua orang. Tapi saat itu keduanya berusaha melarikan diri jadi langsung dikejar. Ternyata kedua orang ini terlibat kasus kekerasan di jalan,” jelas Fajri.
Di ruang terpisah, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Rusli Hartono juga membenarkan, dari hasil pemeriksaan sementara, para remaja tersebut masuk dalam kawanan begal dan telah 26 kali terlibat aksi begal.
“Mereka masih remaja. Saya juga mengimbau agar orang tua lebih meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya. Dengan pengawasan dari orang tua, maka upaya meminimalisir tindak kejahatan di jalan bisa dilakukan,” imbuh Kapolres. (jul-ril/b)
26 Kali Begal, Tiga ABG Dicokok
×

