BULUKUMBA, BKM — Rapat pleno pengurus DPD II Partai Gokar Bulukumba dan koordinator kecamatan yang digelar di Warkop milik Aries, Kamis (30/9) sore , memutuskan Jalaluddin sebagai pengganti antar waktu ( PAW) Abd Kahar Muslim yang telah mengundurkan diri karena ikut sebagai calon bupati Bulukumba.
Pleno sedianya dipimpin Ketua DPD II Golkar Zainudin Hasan. Tapi karena ada tugas lain sehingga rapat dipimpin Wakil Ketua Ichtisar Aris didampingi Sekertaris DPD II Golkar Suriaty Eka Dinar.
Selanjutnya pimpinan rapat dialihkan kepada A Ilham Malik, karena tiba-tiba Suryati Eka Dinar menerima telepon kalau anaknya mengalami kecelakaan lalulintas.
Dihadapan peserta pleno, Ilham menyatakan sebenarnya kalau merunut pada aturan yang ada, tidak perlu ada rapat pleno. Karena nama Jalaluddin memang berada di bawah nama Kahar Muslim, sehingga sudah menjadi keharusan Jaladdin yang berhak menggantikan Kahar Muslim.
“Saya kira rapat tidak perlu dilaksanakan. Kepada Pak Jalaluddin, tidak usah khawatir karena sudah menjadi ketentuan andalah yang berhak untuk menggantikan Pak Kahar, yang telah mengundurkan diri karena ikut pilkada,’’ kata Ilham.
Namun, peserta rapat tetap bersikukuh agar pleno tetap dilanjutkan. Seperti dilontarkan H Kaharudin Azis, yang menyatakan seluruh pengurus DPD II Golkar dan pengurus Korcam hadir di tempat ini untuk mengikuti rapat pleno PAW. Yang menandatangani undangan rapat pleno ini adalah ketua DPD II Zainhudin Hasan dan Sekertaris Suryati Eka Dinar.
“Kami minta rapat tetap dilanjutkan, karena kami semua hadir atas undangan ketua DPD II Golkar yang agendanya pleno PAW,’’ pinta Kaharuddin bersama A Bahman dan pengurus Golkar lainnya.
Namun, oleh Ilham Malik kembali menyatakan, dirinya baru saja menelpon Arfandi, pengurus DPD Golkar Sulsel yang menyatakan, rapat pleno bisa dilaksanakan dan bisa juga tidak. Karena aturannya, bagi anggota DPRD yang mengundurkan diri seperti Kahar Muslim, yang menggantikan adalah nama urutan di bawah nama Kahar.
“Saya kira aturannya jelas. Semua semua orang tahu termasuk KPUD, kalau nama Jalaluddin berada di bawah nama Kahar, yang memperoleh suara terbanyak kedua di dapil yang sama. Jadi sudah otomatis Jalaluddin yang harus menggantikan Kahar. Saya kira pleno tidak perlu ada,’’ tegas Ilham kembali.
Tapi lagi-lagi Arkam Bohari, kembali angkat suara. Dia menyatakan rapat pleno tetap dilanjutkan, dengan alasan jika di kemudian hari ada permasalahan, maka akan diminta undangan berita acara rapat pleno, daftar hadir yang kesemuanya akan menguatkan jika terjadi permasalahan.
“Jadi saya sependapat dengan teman-teman yang lain, pleno ini harus tetap dilanjutkan,’’tegas Arkam.
Selanjutnya, Ilham kembali menyatakan, kalau memang harus dilanjutkan, yang diperlukan apakah pleno ini sudah korum atau tidak. Karena jika pleno tidak korum, maka tidak ada juga gunanya.
Spontan Jalaluddin juga angkat bicara dengan menyatakan rapat pleno ini sudah korum, karena yang bertanda tangan daftar hadir sudah mencapai 60 orang. “Saya kira rapat pleno ini bisa dilanjutkan karena sudah korum,’’ terang Jalaluddin.
Ichtisar Aris kemudian mengambil alih jalannya rapat dan menyatakan sepakat dengan memutuskan nama Jalaluddin menjadi PAW anggota DPRD Bulukumba.
Komisioner KPUD Ambar Rusnita yang dihubungi terpisah, mengatakan berdasarkan aturan yang ada, PAW angota DPRD adalah nomor urut berikutnya berdasarkan perolehan suara terbanyak. Jika ada sesuatu hal diluar aturan tersebut, menurut Ambar, itu internal partai, bukan ranah KPUD yang bisa menjelaskan. (edy/rus/b)
Golkar Putuskan Jalaluddin Ganti Kahar di DPRD
×

