MAROS, BKM — Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Maros, Risnawati (51) yang berangkat melalui kloter 16 belum diketahui keberadaanya pasca musibah yang terjadi di Mina Mekkah. Bahkan kini keluarga jamaah, sudah resah karena tidak bisa melakukan komunikasi (lost kontak).
“Sebelum terjadi musibah di Mina, saya sempat bicara dengan istri via telepon. Waktu itu, istri saya sudah siap berangkat menuju padang Arafah. Hati-hati ki bu. Waktu itu saya tidak pernah bicara lagi sampai sekarang, “ujar Mustakim (pegawai Disdik Sulsel, yang ditemui di kantornya kemarin.
Mustakim, sejak peristiwa yang menimpa jamaah haji, ia bersama anak-anaknya bingung. Sebab sudah berulang kali menghubungi ponsel milik istrinya tapi belum juga tersambung.
“Saya tidak tahu pasti bagaimana keadaan istri saya. Mudah-mudahan ia baik-baik saja. Kemungkinan juga ponselnya hilang. Dua hari setelah kejadian atau musibah yang menimpa jamaah haji, ponsel milik istri saya sempat aktif, tetapi saat dihubungi tidak diangkat, “ujar Mustakim, yang terlihat seperti kebingungan.
Mustakim juga mengakui, selalu memantau perkembangan berita jemaah haji untuk mendapatkan informasi. “Saya mau ke Maros dulu, menanyakan pihak penyelenggara haji disana, atauka keluarga jamaah haji asal Maros yang ikut bersama rombongan kloter 16 asal Maros. Saya belum melapor secara resmi, saya bingung, ” ujar Mustakim yang juga mengaku istrinya bekerja di BPN Maros. (ucu/C)

