BANTAENG, BKM — Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palangkaraya, Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bantaeng selama dua hari, Minggu-Senin (4-5/10).
Ada beberapa hasil pembangunan Bantaeng yang dinakhodai HM Nurdin Abdullah menjadi obyek kunker. Diantaranya bidang pertanian, peternakan, perikanan, tatakelola kota hingga Brigade Siaga Bencana (BSB).
Rombongan tamu ini disambut dengan angngaru’ (sumpah penyambutan tamu kehormatan di zaman raja-raja Bantaeng tempo dulu), dan Tari Padduppa di gerbang rumah jabatan Bupati Bantaeng.
Tampak Wakil Bupati Bantaeng H Muhammad Yasin menjemput Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangkaraya. Sementara istri Wali Kota dan Wawali dijemput Ketua TP PKK Bantaeng Hj Lies F Nurdin.
Sejumlah pejabat lainnya juga ikut menyambut di sisi permadani merah yang dihampar. Seperti Sekkab Bantaeng Abdul Wahab, Kepala BKDD H Asri Sahrun, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata A Hartawan, Kadis Kesehatan dr Hj Takudaeng, Kadis Perindagtamben A Mappatoba, Kepala Bapedalda H Abdullah Taibe dan sejumlah pejabat lainnya.
Di ruang utama rujab Bupati, Yasin memaparkan secara singkat keberhasilan pembangunan yang digebrak Nurdin Abdullah. Termasuk kebijakan pilkades jika hasilnya imbang.
Kata dia, karena Bupati adalah seorang pemikir yang berwawasan luas, sampai-sampai kemungkinan masalah yang timbul dalam pilkades juga dipikirkan. Terbukti, kata dia, ada dua calon kades di satu desa yang meraih suara sama.
Anehnya, setelah dihitung kembali perolehan suara di dusun dimana dia tinggal, suaranya tetap imbang. “Setelah imbang pada perhitungan suara di TPS, tim kemudian melakukan perhitungan di dusun calon. Hasilnya, suara tetap imbang,” beber Yasin.
Wali Kota Palangkaraya HM Riban Satia menyampaikan gambaran umum tentang Palangkaraya. Kata dia, kota yang dipimpinnya mempunyai tiga wajah, yakni perkotaan, pedesaan dan hutan.
Kota seluas 2,687 km2 itu dihuni penduduk berjumlah 224.663 orang. Terdiri dari laki-laki 114.898 jiwa atau 51,14 persen, perempuan 109.765 jiwa atau 48,86 persen. Tingkat
kepadatan penduduk rata-rata 84 orang tiap km2, dengan sebaran penduduk tidak merata.
Sebagian besar terkonsentrasi di Kecamatan Pahandut dan Jekan Raya, yakni 86,79 persen. Sisanya 13,21 persen tersebar di Kecamatan Bukit Batu, Sabangau dan Rakumpit.
Rombongan dipimpin Wali Wota didampingi Wawali Mofit Saptono, Sekkot, istri wali kota dan wawali, dan sejumlah pejabat Pemkot Palangkaraya. Rombongan yang berjumlah 30 orang ini rencananya akan menginap di Pantai Marina.
Sebelum berkunjung ke sejumlah lokasi, Bupati Bantaeng tiba dari Makassar dan langsung mengajak rombongan makan siang. (wam/rus/c)
Wali Kota-Wawali Palangkaraya Kunjungi Bantaeng
×

