pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bantuan Warga Miskin Diduga Disunat

ENREKANG, BKM — Dana bantuan sebesar Rp300 juta yang bersumber dari Pemprov Sulsel untuk program peningkatan kualitas rumah warga miskin di Kabupaten Enrekang, diduga disunat. Sebanyak 41 rumah warga kurang mampu menjadi sasaran kegiatan ini.
Azis, Kepala Desa Buntu Tangla, Kecamatan Masaale menyatakan kekecewaannya terhadap petugas di Dinas Pekerjaan Umum yang menangani kegiatan ini. Sebab dana yang seharusnya diberikan penuh kepada warga miskin, malah dipotong.
”Yang saya mau pertanyakan kepada Dinas PU, kenapa hanya 22 lembar papan dan empat batang balok-balok ditambah biaya kerja Rp300 ribu yang diberikan,” ungkap Azis, Senin (12/10).
Azis mencurigai adanya pemotongan dana yang dilakukan oknum petugas. Sebab menurutnya, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 10 juta untuk satu rumah. ”Saya tidak terima kalau warga saya dibodoh-bodohi,” kesal Azis.
Sulvia Dahaling, salah seorang pegawai Dinas PU Enrekang yang membidangi kegiatan peningkatan rumah warga miskin ketika dikonfirmasi terpisah, berdalih program tersebut bukan dari Dinas PU. Melainkan ditangani langsung provinsi. ”Jadi bukan kami yang tangani, tapi PU Provinsi,” kelitnya.
Sementara petugas program ini di Dinas PU Sulsel Rahmat, menjelaskan bahwa untuk kegiatan tersebut tidak ditetapkan besaran yang diberikan kepada warga penerima bantuan. Alokasinya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah.
”Program ini tidak menyebut nilai. Kita anggarkan sesuai dengan kontraknya. Kalau dalam kontraknya misalkan hanya mendaptakan 20 lembar papan, itu yang kita bantukan,” ujar Rahmat di balik telepon genggamnya. (her/rus/b)



×


Bantuan Warga Miskin Diduga Disunat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar