pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pertemuan BKPRS Dorong Pembangunan Infrastruktur

MAMUJU, BKM — Penyelenggaraan pertemuaan Badan Koordinasi Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, memiliki arti sangat penting dalam upaya memajukan wilayah ini ke depannya. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar yang juga Ketua BKPRS, Anwar Adnan Saleh pada pembukaan pertemuan BKPRS di ballroom Hotel D’Maleo Mamuju, Rabu malam (14/10).
Pertemuan ini dihadiri para gubernur, walikota, dan bupati se Pulau Sulawesi. Selain itu, turut hadir pula Agus, Dirjen Perhubungan Udara dari Kementerian Perhubungan RI, Dr Ir Maulida Yunika, Bidang Perencanaan dari Kementeri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), dan Koordinator Perekonomian, Luki Eko Urianto.
Masing-masing wakil dari kementerian ini memberikan pencerahan terhadap kemajuan infrastruktur yang ada dimasing-masing daerah. Bahkan, Maulida mengharapkan ada kerjasama yang baik dalam koordinasi untuk mendorong pembangunan, utamanya infrastruktur ini. Karena kemajuan terhadap daerah itu akan mampu memberikan perubahan pada pertumbuhan ekonomi.
Bahkan, ia juga menyampaikan tentang pengembangan untuk infrastruktur tol laut. Dimana, tol laut ini nantinya berperan untuk menghubungkan antara pulau-pulau yang ada di wilayah sulawesi. ”Kalau ini tercapai fasilitas pada program pembangunan tol laut, maka itu akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi wilayah Sulawesi ini,” ucapnya.
Sementara dari pihak Kementerian Perhubungan yang dihadiri Dirjen Perhubungan Udara, Agus, mengatakan, proses percepatan program pembangunan sarana prasarana pendukung untuk sektor udara ini, sangatlah penting dalam rangka untuk memajukan pada perekonomian. Selain itu, juga akan mengangkat pertumbuhan pembangunan secara cepat.
Sementara itu, Prof Riyas Rasyid, selaku tim pakar dalam pertemuan BPKRS ini mengatakan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia yang masuk kategori miskin mencapai 20 juta orang lebih. Dengan melihat jumlah yang cukup besar ini, tentunya yang harus diutamakan dibangun adalah infrastruktur. Sehingga perekonomian masyarakat akan membaik dan pada akhirnya akan menekan pada angka kemiskinan.
”Untuk itu, pembangunan infrastruktur ini harus dipercepat. Sehingga potensi yang ada dimasing-masing wilayah akan terangkut dengan cepat. Selain itu, sektor industri harus secepatnya pula didorong pembangunannya. Untuk itu, sektor kelistrikan harus pula dipercepat. Jika listrik ada, maka dengan sendirinya industri akan maju dan berdampak pada perbaikan ekonomi serta membantu penyerapan ketenagakerjaan,” ujarnya. (ala/mir/c)



×


Pertemuan BKPRS Dorong Pembangunan Infrastruktur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar