pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pakai Ijazah Palsu, Cakades Terpilih Dianulir

MALILI, BKM — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Puncak Indah, Kecamatan Malili telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Keluar sebagai pemenang adalah Sirajuddin dengan perolehan 419 suara.
Namun, belakangan cakades terpilih ini ketahuan menggunakan ijazah palsu. Akibatnya, Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) menganulir kemenangan tersebut.
Ketua PPKD Puncak Indah Usman yang dikonfirmasi, mengaku dirinya hanya sebatas menerima berkas masing-masing calon kades, setelah diverifikasi dan dianggap lengkap. Terkait ijazah palsu, kata Usman, dirinya tidak mengetahui banyak. Sebab foto copy ijazah tersebut sudah dilegalisir oleh dinas terkait.
“Itu sudah masuk ke ranah pidana. Saya tidak tahu sampai disitu. Yang jelas kita melakukan verifikasi, dan kita jadikan sebagai dasar untuk menetapkan mereka sebagai calon,” jelas Usman.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Luwu Timur Andi Tabacina Achmad, membenarkan jika cakades terpilih Puncak Indah menggunakan ijazah palsu. Seleksi berkas tersebut dilakukan oleh panitia desa dan tidak melibatkan pihak kecamatan dan kabupaten.
“Melalui panitia desa, mereka yang menerima berkas sepanjang tidak ada masalah, lengkap berkasnya, terlegalisir di instansi yang berwenang. Mereka tidak punya kemampuan untuk mengecek itu asli atau palsu. Tidak mungkin juga mereka mendatangi sekolah masing-masing calon,” ungkap Tabacina.
Menurutnya, penerimaan berkas itu hanya dilakukan di tingkat desa. Karena dalam aturan, PPKD yang bertugas menyaring, menjaring dan menetapkan calon kepala desa berdasarkan berkas yang ada.
“Jika dikemudian hari ada kelengkapan dokumen yang terbukti palsu, itu sudah jadi urusan polisi,” tandasnya.
Konsekuensi lain yang harus diterima calon jika terbukti menggunakan ijazah palsu, kata mantan Camat Tomoni ini, yakni keikutsertaannya dalam pilkades dianulir. Termasuk menganulir kemenangan calon tersebut jika terpilih dalam pilkades.
“Kalau kita dari panitia, kita batalkan Pak Sirajuddin sebagai kades terpilih. Selanjutnya, Pak Sakkir yang terpilih karena memiliki suara terbanyak kedua saat pemilihan,” jelas Tabacina.
Sekadar diketahui, perolehan suara pada pilkades di Puncak Indah Malili, yakni Sirajuddin memperoleh 419 suara, Muhammad Sakkir 418 suara, Hj Nursiah 167 suara, Biritta Pongsibane 54 suara dan Muhammad Sudirman 198 suara. (alp/rus/b)



×


Pakai Ijazah Palsu, Cakades Terpilih Dianulir

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar