MAKALE, BKM–Legislator Partai Demokrat Tana Toraja, Aser Pakabu menyoroti kinerja petahana Theofilus Allorerung selama menjabat bupati. Alasannya, karena minimnya infrastruktur di sejumlah obyek wisata. Akses jalan yang buruk dan konsep layanan pariwisata yang tidak memadai menjadi keluhan di sejumlah kalangan. “Jika Toraja mau maju, seharusnya pemerintah dalam hal ini bupati harus menata konsep pariwisata menjadi lebih baik,”ujar Aser, Selasa (27/10).
Menurutnya, Pemerintah harus menambah destinasi pariwisata yang baru, tetapi obyek-obyek yang lama juga jangan dilupakan karena obyek wisata inilah yang menjadi sasaran kedatangan wisatawan. Mulai dari infrastrukturnya hingga layanan di obyek wisata itu harus baik, terutama juga soal fasilitas yang ada di sana.
Hal sama diungkapkan anggota DPRD lainnya, Kristian HP Lambe. Menurutnya, beberapa tahun terakhir, obyek wisata seharusnya diperhatikan supaya wisatawan menjadi nyaman.
“Tapi kenyataannya kan tidak demikian. Buat apa terus menambah destinasi wisata baru, kalau yang lama tidak diurus. Apalagi, jika destinasi wisata baru itu bermasalah, apa yang mau diandalkan? Kalau konsep pariwisata seperti ini apanya yang luar biasa dari pemerintahan sebelumnya,” tandasnya.
Kristian mencontohkan dua destinasi wisata baru di Toraja yang selalu diklaim berhasil. Misalnya Wisata Alam Pango-pango yang bermasalah karena dibangun di lokasi hutan lindung. Lalu, pembangunan patung kristus yang lahannya belum dibebaskan.
“Kalau sekadar mengandalkan proyek karena dananya ada, wah siapa pun bupati bisa membangun itu. Yang harus dilakukan sekarang adalah bagaimana konsep wisata ini benar-benar nyaman bagi pengunjung dan pemasukannya juga bagus untuk kas daerah,” jelasnya. (gus/rif/c)
Legislator Demokrat Kritik Petahana
×

