pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dibebani Biaya Oli, Sopir Sampah Demo

MAKASSAR, BKM — Puluhan sopir pengangkut sampah Pemerintah Kota Makassar melakukan aksi mogok kerja, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamanggapa, Rabu, (28/10). Aksi yang dilakukan para sopir dikarenakan mereka harus dibebankan biaya oli sebagai biaya pemeliharaan mobil.
Bahkan beban biaya pemeliharaan mobil yang dibebankan ke sopir pengangkut sampah, telah berlangsung lama.
Para sopir yang mogok memarkirkan armada pengangkut sampah tersebut di depan pintu masuk TPA Tamanggapa, Antang, Makassar. Akibatnya, sampah-sampah di kota Makassar tidak diangkut.
Salah seorang sopir truk sampah, Said mengatakan, para sopir enggan beroperasi karena masih dibebankan biaya pemeliharaan termasuk pembelian oli. Sementara Pemkot Makassar tidak memberikan uang untuk biaya pemeliharaan mobil pengangkut sampah.
“Kami sangat kesulitan menanggung biaya pemeliharaan mobil. Bahkan kami diminta untuk membeli oli. Beban ke sopir tersebut berlangsung sejak 2013 hingga saat ini. Sementara biaya perawatan telah dianggarkan sejak 2014 danakan ditanggung oleh pihak kecamatan,” ungkap Said.
Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Makassar, Abdul Azis Hasan mengakui, sebelumnya sopir menandatangani kontrak kerja memang telah ada kesepakan kalau perawatan armada ditanggung oleh sopir. Namun setelah, Wali Kota Makassar mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 3 dan 6 Tahun 2015 tentang penyerahan kewenangan ke kecamatan untuk penarikan retribusi sampah, maka pihak kecamatan yang menanggung biaya perawatan mobil sampah. Hanya saja, sampai sekarang pelaksanaannya tidak berjalan.
“Sebelumnya memang diberitahukan, siapa yang memakai mobil sampah maka mereka menanggung biaya perawatannya termasuk ganti pelumas (oli). Hanya saja, penrawatannya dialihkan bukan lagi dibebankan ke sopir tetapi pihak kecamatan masing-masing yang mengelola mobil sampah. Jadi ini hanya salah paham saja. Kita juga akan mencoba mengusulkan anggarannya di APBD Pokok 2016 mendatang,” ungkap Azis Hasan.
Sementara itu, Kepala Kecamatan Manggala, Anshar Umar menegaskan, kalau pihaknya telah melakukan antisipasi penjagaan terhadap aksi mogok kerja yang dilakukan para sopir pengangkut sampah di wilayah Manggala. (jun/war/c)



×


Dibebani Biaya Oli, Sopir Sampah Demo

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar