MAROS, BKM — Seniman Maros meminta agar dilibatkan pada penyelesaian gedung kesenian Maros. Gedung dua lantai di Jalan Lanto Dg Pasewang itu diharapkan representatif dan mendukung kegiatan seni yang digelar di Maros.
Ketua Badan Koordinasi Kesenian Indonesia (BKKI) Maros, Drs. Husni Siame, bersama Sekretaris Dewan Kesenian Butta Salewangang (DKBS) Lory Hendradjaya mengatakan, ruang gedung mesti memiliki panggung, kursi penonton, sound sistem yang memadai, hingga ruang ganti untuk seniman.
“Kami berharap, penyempurnaan gedung baik interior maupun finishingnya melibatkan pelaku seni, seperti Dewan Kesenian maupun BKKI, karena sejatinya seniman yang tau persis seperti apa desain dan kebutuhannya diatas panggung,” urainya saat berkunjung ke ruangan Ketua DPRD Maros Chaidir Syam, Rabu(4/11).
Chaidir sendiri menyebut infrastruktur dan interior gedung itu akan dibuat sesuai kebutuhan para seniman. Hal itu, kata Chaidir adalah komitmen dewan dan pemda menghadirkan tempat yang representatif bagi pelaku seni di Maros. “Kita akan pertimbangkan usulannya, agar dunia seni bisa semakin pesat di Maros,” ujarnya.
Selain gedung kesenian, Pemkab juga tengah menggenjot pembangunan sejumlah gedung seperti Gedung empat lantai PTB, dan perpustakaan digital. Sebelumnya bulan lalu Gedung Serbaguna di Jalan Asoka juga sudah rampung. (ari/c)
Seniman Minta Dilibatkan di Pembangunan Gedung Kesenian
×

