GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menerima kunjungan kerja (kunker) dari dua perwakilan daerah. Adapun dua perwakilan terdiri dari Pemkab Tulung Agung dan Kabupaten Bombana.
Rombongan Pemkab Tulung Agung dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tulung Agung, Maryoto Birowo. Sementara Pemkab Bombana diwakili oleh rombongan legislator. Kedua rombongan diterima langsung Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis didampingi sejumlah kepala SKPD, Kamis (5/11).
Maryoto dalam kunjungannya mengaku keberadaannya di Kabupaten Gowa akan memberikan dampak besar bagi pembangunan daerahnya. Hal itu diyakininya setelah mendapatkan beberapa informasi keberhasilan Pemkab Gowa selama ini.
Bahkan Maryoto mengatakan apa yang diperolehnya selama kunjungan kerja di Gowa akan menjadi referensi besar bagi daerahnya. Maryoto bersama rombongannya yakni para legislator Komisi C DPRD Tulung Agung, Provinsi Jawa Timur berada di Gowa dalam rangka saling sharing potensi dan program pembangunan.
“Jadi maksud melakukan kunjungan ke Gowa bersama anggota Komisi C untuk sharing informasi keberhasilan daerah lain. Kami ingin belajar tentang kemampuan dan kompetensi pendapatan daerah dan kesehatan masyarakat di Gowa ini serta kami ingin belajar atas keberhasilan Kabupaten Gowa dalam meraih penghargaan WTP,” jelas Maryoto.
Bersamaan kunjungan Wabup Tulung Agung, sebanyak 13 orang anggota DPRD Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara dipimpin Wakil Ketua DPRD Bombana, Ahmad Mujahid juga disambut hangat Sekkab Gowa.
Sekkab Gowa, Muchlis didampingi Kadis Pengelolaan Keuangan Daerah Gowa, H Ismail Madjid dan Kadis Kesehatan Gowa, H Hasanuddin ini
mengatakan, keberhasilan Gowa telah meraih WTP empat kali berturut-turut, bahkan tiga tahun terakhir meraih predikat clear and clean atau tanpa paragraf karena Pemkab Gowa melakukan pengelolaan aset dan menginventarisasi total aset Pemerintah daerah.
Selain itu, pada bidang kesehatan di Gowa telah dilaksanakan program kesehatan gratis sejak tahun 2008 hingga layanan tingkat tiga dan bekerjasama dengan pemerintah provinsi.
“Sementara ini kami membenahi pelayanan di RSUD Syekh Yusuf sebab rumah sakit yang kami miliki adalah type B dan merupakan satu-satunya kabupaten di Sulsel yang memiliki status type B,” jelas Muchlis. (sar-ril/c)
Tulung Agung dan Bombana Kunker di Gowa
×

