PAREPARE, BKM – Tim Persipare Parepare merasa di atas angin. Di semifinal yang akan dihelat, Sabtu (7/11) sore ini, Persipare yang memiliki seabrek pemain nasional sangat diunggulkan akan membungkam Gasma Enrekang di Turnamen Habibie Cup XXI di Stadion Gelora Mandiri.
Pada babak penyisihan di Grup A, Persipare pernah menghempaskan Gasma Enrekang dengan skor tipis 1-0. Dan di babak semifinal hari ini, Persipare sangat yakin akan mengulang sukses.
Pelatih persipare, Assagaf Razak sangat optimis bisa membungkam Gasma. Assagaf bahkan yakin akan lolos ke final dan sukses menjuarai turnamen bergengsi ini.
”Kami sudah tahu kelemahan dan kelebihan Gasma. Dan strategi yang akan kami terapkan cukup jitu untuk bisa memenangkan laga penting nanti,” kata Assagaf yang ditemui di Hotel Pare Beach, Jumat (6/11).
Assagaf melansir, semua pemain intinya dalam kondisi prima jelan laga melawan Gasma.
”Tapi kami tidak boleh lengah. Gasma Enrekang punya kualitas pemain yang sangat bagus. Apalagi rata-rata pemain mereka main di ISL,” jelasnya.
Assagaf menyatakan sangat yakin membawa timnya akan juara untuk bisa memberikan kebanggaan kepada pemerintah dan masyarakat Parepare.
Soal pola, kata Assagaf, tetap pada sama saat melawan Gasma Enrekang yakni formasi 4-4-3. Pada laga ini, Persipare diperkuat seabrek pemain ISL dan lokal. Mereka adalah Kurnia Mega (kiper), Zulkifli Syukur, Hamka Hamsah, Bio Paulin, Fatur Rahman, Melki (pemain lokal), Rezki Pelu, Evan Dimas, Zulham Zamrun (top scorer), Febri S dan Titus Bonai (Tibo). Belum lagi diperkuat pemain lainnya seperti Muniaga, Nugroho dan Rivai Arsyad.
Rusdi Ajak Pemain Berlibur
Sementara itu, jelang laga semifinal melawan PSM Makassar, Presiden Sidrap United, H Rusdi Masse mengajak seluruh pemain, pelatih serta offisial berlibur dan makan bersama di sebuah Restoran ternama di Parepare.
Sukses SU hingga ke semifinal, sangat diapresiasi oleh Bos PT Banyumas Mandiri. Rusdi Masse yang kerap disebut RSM juga mengajak pemain mengunjungi tiga sekolah termasuk mengunjungi ruang kerja Bupati Sidrap.
“Ini sebagai bentuk apresiasi bos. Pemain harus benar-benar fit sebelum laga. Jadi saya ajak mereka resfresing dulu dimana dia sukai,” ungkap Rusdi Masse, ditemui warkop Rainbow, Pangkajene, Jumat (6/11).
Selain memanjakan dengan beragam fasilitas, pengusaha ekspedisi ini juga memastikan ada bonus ekstra bagi para pemain barisan yang berjuluk Laskar Ganggawa jika mampu mengalahkan PSM Makassar di partai semifinal.
Meski tak disebutkan berapa jumlah nominalnya, namun Rusdi Masse akan tetap memberikan bonus kepada Skuad SU yang diperkuat Boaz Solossa, Abdul Rahman (C), Firman Utina, Makan Konate , Patrick Wanggai, Ponaryo Astaman, Therenz Puhiri, Jajang Sukmara, Olivio Dutra, Victor Pae, Markus Maulana.
“Pasti saya beri bonus. Apalagi kalau sudah juara dan membawa pulang Piala Habibie Cup. Ngak usah ditau berapa besaran jumlah bonusnya. Yang jelas pasti saya akan berikan,” pungkas Rusdi Masse.
Sementara tim manajer SU H Jamil Hasyim, menambahkan, selama ini bupati telah memberikan bonus kepada pemain setiap kali memenangkan pertandingan.
“Buktinya tidak hanya fasilitas diberikan, bonus setiap kali menang selalu diberikan termasuk kepada pemain cadangan yakni Agung Prasetyo, Kusnadi, Munirul Islam, Edo, Sukirman, Afwan, Ferdiansyah, Muhlis dan Arham,” ketus Jamil Hasyim.
“Tergantung besarannya itu. Kalau cadangan tentu beda dengan pemain inti, apalagi yang menciptakan gol-gol SU selama tanding. Yang jelasnya semua bonus bervariasi diberikan,” lontarnya.
Apresiasi berupa bonus itu, menurut Jamil tidak seberapa jika dibandingkan dengan perjuangan anak asuh Tony Ho itu. Dengan kemenangan laga kemarin saat berhadapan PS Sandeq Polman itu, membuktikan jika Laskar Ganggawa memiliki mental juara.
Sementara, menghadapi laga partai semifinal dengan PSM Makassar, pelatih Tony Ho, mengaku penuh tantangan. Dia bersama Asisten pelatih SU, Ahmad Amiruddin sudah menyiapkan beberapa materi, termasuk teknik bermain agresif yang diwajibkan ke anak asuhnya saat menghadapi pasukan Ramang.
“Oh tentu tetap kita respek melawan PSM karena lawan ini cukup tangguh. Melihat lawan-lawan kita selama ini, skill teknik bermain anak-anak sudah sangat bagus. Sisa kita poles lagi beberapa kekuarangan,” tegasnya.
Untuk menghadapi PSM pada laga Minggu 8 November besok, Tony mengklaim teknik bermain yang dianjurkan tetap sama yakni pola 4-3-3. (smr-ady/cha/b)

