GOWA, BKM — Kadis Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Gowa, HM Yusuf mengimbau agar warga masyarakat yang bermukim di sekitaran kaki gunung Bawakaraeng untuk menjaga kelestarian hutan.
Dia juga mengimbau kepada para pendaki agar turut menjaga lingkungan yang menjadi habitat cinta alam ini. Imbauan itu diserukan karena potensi kebakaran hutan di gunung sangat rentang terjadi.
Apalagi sebulan lalu, sejumlah titik di kaki gunung Bawakaraeng terbakar. Musim kemarau menjadi potensi pemicu kebakaran yang utama.
“Kondisi kekeringan membuat seluruh kayu menjadi kering. Kondisi kayu kering ini memudahkan api membakar. Karena itu kami imbau mari menjaga alam kita, lingkungan kita, hutan kita dari api,” kata Yusuf, Sabtu (7/11).
Terkait imbauan itu, sejumlah pencinta alam di Gowa merespon penuh. Mereka malah mengajak seluruh pencinta alam baik di Gowa maupun dari luar Gowa untuk bersama-sama menjaga hutan khususnya hutan di gunung Bawakaraeng.
“Hutan kita terjaga maka kelestariannya akan terjaga, kami sepakat menjaga hutan kita dari kebakaran yang bisa menimbulkan longsor dan erosi jika musim hujan tiba. Kami ingatkan rekan-rekan pencinta alam lainnya agar jika melakukan pendakian tidak membuat puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan unggun api dengan bara, sebelum meninggalkan lokasi kemah harus padamkan bara api unggun,” kata Rusli Liwang, anggota L3C, salah satu kelompok pencinta alam di Kabupaten Gowa, Minggu (8/11) kemarin. (sar-ril/c)
Dishutbun Gowa Imbau Warga dan Pendaki Jaga Hutan
×

