pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mapparessa: Tenri Olle Masih Ketua Golkar yang Sah

MAKASSAR, BKM–Kisruh di Internal Golkar belum reda, meski sudah ada niat untuk menyatukan dua kubu yang berselisih. Belum redanya konflik Golkar berimbas pada dukungan kader di Pemilukada, khususnya di Gowa. Untuk itu, Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Gowa H Mapparessa Tutu menegaskan bila posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Gowa Hj Tenri Olle Yasin Limpo masih sah dan belum pernah ada yang menggantikannya.
Penegasan Mapparessa Tutu sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Ketua Golkar Gowa H Ansar Zainal Bate yang menyebutkan bila posisi Tenri Olle sudah bukan lagi Ketua DPD II, karena maju di Pemilukada tanpa rekomendasi Golkar. “Saya tegaskan bila Tenri Olle masih Ketua Golkar yang sah,”ujar mantan legislator Golkar Sulsel di warkop Phoenam Sungguminas, Minggu (8/11).
Menurut H Tutu yang juga anggota wantim Golkar Sulsel, kalau benar apa yang disampaikan Anzar bahwa Tenri Olle bukan ketua DPD lagi, maka hal itu merupakan sebuah pengingkaran fakta dan kebenaran. “Kalau itu pernyataan memang dikeluarkan Ansar, maka saya nilai pernyataan tersebut tidak elok. Jangan hanya karena beda pilihan di Pemilukada Gowa, kader menzalimi kader lainnya,”ujar H Tutu.
Bahkan menurutnya, pak Syahrul Yasin Limpo sebagai Ketua Golkar Sulsel tak pernah menyiapkan sanksi bagi kader yang beda pilihan. “Jadi saya harap pak Ansar menahan diri agar tidak memperkeruh suasana di Golkar, sebab nanti kader ditingkat bawah yang dirugikan,”jelasnya.
Koordinator Daerah (Korda) Golkar Gowa, Hoist Bactiar juga angkat bicara soal pernyataan Ansar yang tak lain adalah Ketua DPRD Gowa.
Hoist yang juga legislator Golkar Sulsel terlama ini juga menegaskan bila beringin tak pernah memecat kader termasuk yang berada di kubu hasil munas Ancol Agung Laksono. “Jadi kami mengharapkan kebijakan DPP tak ada pemecatan. Selama partai masih bergejolak seperti ini saya tegaskan tak ada pemecatan, karena merugikan partai. Jangan lihat sekarang, tapi yang akan datang,”jelas Hoist.
Hoist juga menilai pernyataan Ansar di media menjadi bumerang bagi dirinya. Alasannya karena Golkar baik kubu ARB maupun kubu Agung merekomendasikan pasangan Sjahrir Sjafruddin-Anwar Usman (Djaman_ta) di Gowa. “Sementara diketahui Ansar Zainal mendukung paslon AdnanKio, jadi tak perlu dipolemikkan,”jelasnya. (jun/rif/c)



×


Mapparessa: Tenri Olle Masih Ketua Golkar yang Sah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar