pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Diduga Berpihak, Kakan Kemenag Gowa Terancam Diganti

GOWA, BKM–Merebaknya isu, sejumlah pejabat lingkup Kementrian Agama (Kemenag) bermain dalam mendukung salah satu pasangan calon (paslon) di 11 kabupaten, membuat jajaran Kepala Kemenag Sulsel akan mengambil langkah tegas berupa penggantian pejabat.
Salah satu Kepala Kemenag yang diisukan akan diganti yakni Kemenag Gowa H Jamaris Abd Halik. Bahkan diissukan bila SK pemberhentian Jamaris sudah keluar.
Kepala Kemenag Sulsel, Abdul Wahid Thahir yang dikonfirmasi Minggu (15/11) memastikan akan melakukan penggantian pejabat. Hanya saja, Wahid mengaku belum membuat satupun SK untuk memutasi sejumlah Kemenag Kabupaten, termasuk Gowa yang diduga memihak salah satu paslon. “Saya pastikan hingga saat ini belum ada rencana penggantian, termasuk Gowa. Bahkan SK untuk rencana yang diisukan ini saja belum ada,” tegas Wahid.
Wahid pun menyela ketika ditanya bahwa isu penggantian itu karena ditengarai Kepala Kemenag Gowa, Jamaris mendukung salah satu paslon.
Wahid yang dilantik Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Rabu 4 Maret lalu juga secara tegas menepis jika rencana penggantian sejumlah pejabat karena ada tekanan dari Pemprov Sulsel.
“Itu sama sekali tidak ada, dan saya bisa pastikan hal itu. Kami ini lembaga vertikal, jadi tidak ada itu namanya tekanan seperti yang diisukan,” tandas Wahid.
Wahid juga mengatakan, bahwa terkait Pemilukada, pihaknya sudah mewanti-wanti pejabat yang ada, untuk tidak terlibat sebagai tim pemenangan untuk salah satu paslon.
Menyinggung adanya tudingan bahwa rencana kunjungan anggota DPR RI, Amir Uskara ke Gowa dalam rangka reses kabarnya hanya tameng, padahal dikaitkan dengan suksesi jelang Pemilukada, Wahid menanggapinya santai. “Kalau anggota dewan reses, itu wajar untuk bertemu dengan konstituennya. Jangan dikaitkan dengan Pilkada apalagi sampai dikaitkan dengan Kemenag Sulsel karena tidak ada hubungannya,” timpal Wahid.
Kepala Kemenag Gowa, Jamaris yang dimintai tanggapannya mengatakan, dirinya tetap berpikir normatif dan menilai wajar jika pihak kanwil perlu melakukan pergantian pejabat. “Saya normatif saja berpikirnya bahwa kalau pun ada penggantian pejabat di lingkup Kemenag Gowa itu adalah kewenangan penuh Kakanwil apalagi institusi Kemenag adalah lembaga vertikal. Dan saya nilai wajar. Sebagai bawahan saya siap ditempatkan dimana saja,” ujar Jamaris. (sar/rif)



×


Diduga Berpihak, Kakan Kemenag Gowa Terancam Diganti

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar