JENEPONTO BKM — Insiden kecelakaan terjadi di perapatan Jalan Lanto Daeng Pasewang Bontosungu dan Jalan Matahari, tepatnya di depan Gedung Sipitangarri Bontosunggu, Sabtu (14/11).
Dalam peristiwa ini, satu pengendara motor, yakni Kapten Kuswahyudi, perwira di Kodim Bulukumba sekarat akibat luka tertancap besi cor pada bagian kepala, usai terlempar ke dalam deraenase di ruas jalan tersebut.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Kapten Kuswahyudi ditabrak oleh pengendara Suzuki Satria warna biru, DD 3205 Q yang dikendarai, Muh Asis (16), berboncengan dengan adiknya bernama Zainuddin (15). Sementara Kapten Kuswahyudi yang saat itu mengendarai seped motor Honda Scoopy, DD 2195 XX diketahui hendak menyebrang menuju ke arah Kampung Empoang Utara.
“Motor Satria melaju kencang pak, sementara dari arah berlawanan motor Scoopy hendak melintas menuju Empoang. Tabrakan tidak bisa terhindarkan sampai pengendara Scoopy itu terpental masuk ke dalam got,” ujar salah satu saksi mata, Anto.
Tabrakan pun tak dapat terhindarkan, hingga Kapten Kuswahyudi terpental bersama sepeda motornya masuk ke dalam draenase beton yang masih menyisahkan sejumlah besi cor didalamnya.
Kedua pengendara yang dikabarkan sekarat langsung dievakuasi oleh warga menuju RSUD Lanto Daeng Pasewang Bontosunggu Jeneponto.
Pihak rumah sakit melalui dr Yanti yang dikonfirmasi, Senin (16/11) membenarkan peristiwa ini. Adapun Kapten Kuswahyudi mengalami tusukan besi cor pada bagian kepalanya dan nyaris merusak mata korban.
“Korban sudah dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar. Sementara pengendara motor Satria, kakak-beradik hanya luka lecet pada punggung, kaki dan tangan. Keduanya sudah diambil pihak keluarganya,” jelas dr Yanti.
Sementara itu, Kanit Lakalantas, Aiptu Sudirman mengatakan, pihaknya masih sementara dalam pengumpulan keterangan saksi guna mengusut penyebab terjadinya kecelakaaan. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian,” tegasnya. (krk-ril/c)
Besi Cor Tertancap di Kepala Perwira TNI
×

