LUWU, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar diskusi dengan elemen LSM bersama wartawan, baik cetak maupun elektronik di Warkop Topoka Belopa, Senin (16/11). Pertemuan ini menyikapi tahapan pilkada Luwu 2018.
Dalam diskusi mencuat keinginan agar ke depan KPU Luwu lebih fokus untuk lebih meningkatkan sinergitas dalam hal mengawal berbagai tahapan demokrasi pilkada, pileg dan pilpres.
Komisioner KPU Luwu dari Divisi Teknis dan Humas, Suaib mengatakan, Pemilu berkualitas menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, di samping KPU sebagai pelaksana dan penanggung jawab langsung.
“Pengalaman pilkada 2014, KPU terbantu dengan pemberitaan media, baik cetak maupun elektronik,” ujarnya.
Karena itu, menurutnya, sinergitas KPU dan media ke depan harus lebih ditingkatkan lagi. Sebab peran media masih sehat dan berperan penting dalam pelaksanaan pemilu berkualitas.
Sementara Zulkifli dari Divisi Data KPU Luwu, menjelaskan bahwa membangun satu demokrasi itu harus melibatkan media, sehingga proses demokrasi dapat diakses masyarakat. KPU sangat membutuhkan media, karena posisinya yang netral sangat berperan dalam memberikan pendidikan politik.
“Media sangat dibutuhkan fungsi kontrolnya dalam berbagai tahapan, apakah itu pilkada, pileg maupun pilpres. Ketika ada kecurangan dapat diantisipasi ketika media memberitakan,” jelasnya.
Komisioner KPU Luwu lainnya Istantia dari Divisi Keuangan dan Logistik, memberi respons atas komitmen media dalam hal memberitakan tahapan pilkada, pileg maupun pilpres.
”Dukungan media kami hargai atas suksesnya pelaksanaan pilkada Luwu kemarin. Karena itu ke depan saya melihat sinergitas yang terjalin selama ini harus lebih ditingkatkan lagi,” tandas Istantia.
Salah seorang jurnalis dari Harian Palopo Pos Andri Islamudin, mendorong KPU Luwu untuk proaktif dalam hal pemberian informasi kepada wartawan. ”Kami ingin pada tahapan pilkada Luwu mendatang dapat menyajikan berita pendidikan politik yang berkualitas,” kata Andri.
Mantan anggota KPU Luwu Zul Arrahman yang juga anggota Komisi I DPRD Luwu, berharap agar sebisa mungkin antara komisioner KPU dan media menghindari miskomunikasi. “Tak apa jika kita berenang bersama, dan memang perlu membuka isi hati untuk meminimalisir miskomunikasi. Jadi harus ada komunikasi yang terbangun,” ujar Zul Arrahman. (wan/rus/c)
KPU-Media Sepakat Tingkatkan Sinergitas
×

