MAKASSAR, BKM — Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) secara resmi dibuka Ketua Pokja Forum KTI, Winarni Monoarfa, Selasa (17/11) di Hotel Aston Makassar & Convention Centre.
Pembukaan itu dihadiri sekitar 500-an undangan dari berbagai daerah, khususnya wilayah timur Indonesia.
Selama dua hari, 17-18 November, sejumlah agenda dilaksanakan. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah showcase praktik cerdas dari kelompok atau orang-orang yang berkontribusi ide, mimpi, dan kepakaran demi kemajuan di KTI.
“Mereka hadir dari berbagai wilayah di tanah air untuk membagi pengalaman dan inspirasi apa yang telah dilakukan untuk perubahan dan kemajuan di daerahmu,” kata Winarni.
Pengalaman yang dibagi mulai dari menangani bencana di kaki Rinjani, kedaulatan pangan di Salassae Bulukumba, hingga kisah rumah tunggu yang membantu dan menyelamatkan ibu-ibu hamil di Maluku Tenggara Barat. Tampil juga inspirator Andy F Noya lewat tendangan Kick Andy.
Hari ini, menurut rencana akan hadir Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Agenda lain yang digelar dalam Festival Forum KTI adalah galeri informasi, side event, dan pesta rakyat.
“Kami berharap kegiatan ini jadi forum tukar pengetahuan dan inspirasi,” ungkapnya.
Hingga saat ini, BaKTI sudah mendokumentasikan sekitar 25 praktik cerdas dan sudah banyak yang direplikasi di daerah lain.
Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI, Caroline Tupamahu berharap melalui kegiatan ini diharapkan stigma KTI sebagai kawasan tertinggal bisa dihilangkan.
Dia melanjutkan, khusus untuk praktik cerdas, yang ditampilkan dalam Festival Forum KTI melalui proses pemilihan yang ketat. Sejak awal tahun lalu, BaKTI telah mengumpulkan sekitar 300-an inisiatif cerdas dan memilih enam diantaranya untuk tampil dalam presentasi praktik cerdas.
“Setelah ditampilkan dalam festival KTI, BaKTI akan mendorong proses adopsi dan replika praktik cerdas agar lebih banyak daerah dapat menjawab tantangan yang ada,” pungkasnya. (rhm/war/c)
Festival KTI Hadirkan Inovator Cerdas
×

