BARRU, BKM –Protes yang dilancarkan anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) atas sikap Ketuanya Hj Marwah yang menerima anggaran parsial, akhirnya diklarifikasi dalam suatu rapat tertutup yang digelar di salah satu ruang rapat komisi, Selasa (17/11).
Dalam rapat ini, Hj Marwah meminta maaf dan mengakui kesalahan yang dilakukan saat membacakan pandangan fraksinya yang menerima anggaran parsial.
Salah seorang anggota FPG dari Partai Amanat Nasional H Abu Jahya, membenarkan adanya pertemuan yang dilakukan untuk mengklarifikasi sikap Ketua FPG tersebut. Langkah tersebut ditempuh agar Hj Marwah menjelaskan alasannya menyatakan menerima anggaran parsial saat membacakan pandangan akhir fraksi.
”Dalam klarifikasinya, Hj Marwah mengakui kesalahan dalam mengambil keputusan. Yang bersangkutan juga sudah meminta maaf,” kata Abu Jahya.
Abu Yahya kemudian meminta BKM untuk menghubungi tim pakar DPRD Lukman Suaib. Dia yang dipercaya mewakili Hj Marwah untuk memberikan keterangan terkait persoalan ini.
”Silakan hubungi Lukman Suaib untuk memperoleh penjelasan yang lebih lengkap tentang apa hasil rapat fraksi hari ini,” sarannya.
Sayangnya, Lukman Suaib yang selama ini menjadi konseptor dari wakil Partai Golkar di legislatif, tidak berhasil dihubungi melalui telepon selularnya, kemarin.
Sementara Sekretaris DPD II Partai Golkar Barru Samsu Marling yang dihubungi terpisah, menyatakan apa yang dilakukan Hj Marwah dalam pandangan akhirnya sudah benar. Karena apa yang dibacakan itu tidak sertamerta, melainkan melalui tahapan. ”Sebelum pandangan akhir fraksi dibacakan, kan ada konsultasi dengan para anggota fraksi. Disitu pasti ada dua opsi penawaran. Apakah diterima atau ditolak. Jadi apa yang dilakukan Marwah sebagai ketua fraksi sah-sah saja. Kami di DPD II Partai Golkar tetap memantau dan berkoordinasi terkait langkah semua anggota Partai Golkar di DPRD,” terang Syamsu Marling. (udi/rus/b)
Ketua FPG Mengaku Salah dan Minta Maaf
×

