pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polisi Bantu Petani Buru Babi Hutan

SIDRAP, BKM — Berburu babi menjadi olahraga yang mendatangkan manfaat tidak saja bagi pemburu, tapi juga petani. Karena target buruannya adalah babi hutan yang selama ini menjadi hama.
Keberadaan babi hutan ini menjadi kegelisahan warga Desa Lombok dan Betao, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap. Sebab populasinya kian tak terkendali. Akibatnya, hampir semua jenis tanaman seperti umbi-umbian dan tanamam holtikultura menjadi sasaran hewan perusak itu.
Dalam rangka membantu petani, aparat Polres Sidrap bersama Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) intens melakukan perburuan hama babi setiap pekannya.
“Keluhan petani inilah yang coba kita atasi melalui program rutin berburu babi setiap minggu. Hama babi hutan di Betao dan Lombok sudah sangat meresahkan petani,” kata Wakapolres Sidrap Kompol Emile Resitei Hartanto di ruang kerjanya, Selasa (24/11).
Menurutnya, selain bisa menekan kerugian petani, berburu babi juga menjadi penyaluran hobi dan olahraga dalam mengisi waktu libur akhir pekan, karena bisa memacu adrenalin dan cukup menguras tenaga. Perburuan babi, kata Emile, melibatkan masyarakat setempat. Termasuk sejumlah anggota Perbakin Sidrap dan perwira Polres, seperti Kanit Reg Ident Samsat Iptu Ramli Kamran dan Lurah Majjelling.
“Sudah ada sebulan kami berburu babi bersama masyarakat setempat. Petani sangat merespon kegiatan ini, karena dapat mengurangi populasi babi yang cukup banyak,” terangnya.
Diakui Emilie, sejak bulan Oktober, setiap libur hari Sabtu dan Minggu, dirinya berada di Desa Lombok dan Betao. ”Untuk jadwal pekan ini, mungkin di Desa Compong dan Desa Tana Toro yang akan kita jejaki,” beber Kompol Emile diamini Iptu Ramli Kamran.
Sejak program ini dilaksanakan, kata Wakapolres, sedikitnya sudah ada 583 ekor hama babi berhasil dilumpuhkan. Terakhir, kata dia, akhir pekan lalu ada sekitar 62 ekor babi berhasil ditembak mati. “Semua hasil berburu ini kita berikan masyarakat setempat. Katanya mereka jual dan kirim ke Tana Toraja,” lontarnya.
Agenda berburu babi ini sekaligus menjadi rangkaian mendukung program percepatan petani dalam meningkatkan hasil pertanian. Sebelumnya, jajaran Kodim 1420 Sidrap juga turut membantu petani di Kelurahan Majjelling Watang, Kecamatan Maritengngae dengan menggelar pemusnahan hama tikus di areal persawahan.
Program itupun mendapat responsif, baik dari pemerintah daerah, maupun masyarakat. “Kami harap, program seperti ini terus berkelanjutan, karena sangat membantu petani dalam meningkatkan produktifitas pertaniannya. Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung TNI-Polri di Sidrap dalam upaya demplot percepatan peningkatan produktifitas pertanian melalui berburu babi dan hama tikus,” kata Wakil Bupati H Dollah Mando ketika dimintai komentarnya terkait agenda rutin berburu babi ini, kemarin.
Sementara Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar menambahkan, bahwa perburuan dilakukan atas insiatif Perbakin dan polres untuk membasmi hama babi yang banyak mengganggu tanaman masyarakat.
“Selagi kegiatan itu sifatnya positif, kami dan jajaran di Polres Sidrap siap mendukung sepenuhnya dengan fasilitas senjata api berikut amunisinya,” ujarnya, kemarin. (ady/rus/c)



×


Polisi Bantu Petani Buru Babi Hutan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar