GOWA, BKM — Herman alias Sarman Dg Itung (25), satu dari dua tersangka kasus pencurian ternak (curnak) tewas kehabisan darah setelah mendapat hadiah timah panas petugas.
Herman ditangkap bersama rekannya Gassing Dg Se’re di Kampung Beru, Desa Nirannuang, Selasa (24/11). Kedua tersangka diketahui beralamat di Kampung Tekotanru, Desa Niranuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Sebelum ditembak, petugas mengaku telah mengeluarkan tembakan peringatakan. Namun karena kedua tersangka melakukan perlawanan, petugas pun mengambil langkah tegas dengan menembak keduanya pada bagian kaki.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muh Yunus Saputra, dikonfirmasi BKM, Rabu (25/11) siang membenarakan penangkapan kedua tersangka tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya diketahui bahwa keduanya diduga kuat melakukan pencurian 13 ekor sapi milik seorang warga bernama Mariati (48).
“Pelapor ini bernama Marati. Dia mengaku kehilangan 13 sapi yang disimpan di kebunnya. Laporannya diterima Polsek Bontomarannu. Laporan langsung ditindaklanjuti dan anggota kami menemukan 8 ekor sapi milik Mariati yang disembunyikan oleh kedua tersangka di semak-semak di wilayah Kecamatan Pallangga,” ujar AKP Muh Yunus.
Dari hasil penemuan 8 ekor sapi, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dengan mencari tersangka. Tak lama keduanya berhasil diringkus. (sar-ril/b)
Pelaku Curnak Tewas Kehabisan Darah
×

