GOWA, BKM — Warga Lingkungan Kalebajeng, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa mendadak heboh. Kehebohan dipicu oleh penemuan mayat bayi perempuan dekat saluran irigasi, Jumat (27/11) sekira pukul 08.00 Wita.
Mayat bayi yang diperkirakan baru lahir itu pertama kali ditemukan seorang buruh bangunan, bernama Dg Rangka (45), beralamat di Kampung Majannang, Kelurahan Limbung, Kecamatan Bajeng.
Saat itu, Dg Rangka sedang bekerja di proyek pembangunan lapangan futsal, tak jauh dari lokasi penemuan mayat bayi. Dg Rangka kemudian melihat bungkusan plastik berwarna merah di semak-semak. Karena curiga, Dg Rangka kemudian memeriksa kantongan tersebut. Dia pun kaget setelah menemukan sosok bayi dalam konidisi tidak bernyawa.
“Saya kaget, karena waktu saya buka ternayata bayi. Saya lari dan memanggil warga sekitar. Warga ikut memeriksa kantongan itu. Pak polisi datang dan langsung membawa mayat bayi ke Puskesmas Bajeng,” kata Dg Rangka.
Kasus ini tengah diselidiki pihak Polsek Bajeng. Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menduga jika bayi tersebut meninggal saat dilahirkan. Pada tubuh bayi ditemukan bercak darah dan tali pusar yang masih utuh.
“Diperkirakan baru lahir empat jam sebelum ditemukan warga, sebab pada tubuh bayi masih ada bercak darah yang belum mengering. Tali pusarnya masih ada. Kira-kira lahir pukul 05.00 Wita,” kata Kapolsek Bajeng, AKP Amin Juraid. (sar-ril/b)
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dekat Irigasi
×

