pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Empat Oknum Wartawan Dilapor Dugaan Pemerasan

WATAMPONE, BKM — Lantaran diduga melakukan pemerasan, empat oknum wartawan mingguan yang berasal dari kota Makassar terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Mereka diamankan setelah dilaporkan oleh H Rustam, Kasubag Umum dan Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone.
Dalam laporannya, Rustam menjelaskan bahwa kejadiannya berawal saat oknum wartawan tersebut menghubungi dirinya guna mengkonfirmasi adanya temuan pembangunan gedung puskesmas yang mereka anggap tidak sesuai bastek
“Seminggu yang lalu oknum wartawan tersebut telepon saya, dan hari ini (kemarin) saya baru ketemu di kantor. Kemudian saya ditawari tabloidnya, jika temuan mereka tidak ingin diberitakan,” jelas Rustam.
Adapun yang ditawarkan, sebut Rustam, yakni Tabloid Metro Pos sebanyak 500 eksemplar. Harga per eksemplarnya Rp15.000. Jadi totalnya Rp7,5 juta. Sementara Tabloid Suara Harapan sebanyak 500 eksemplar dengan harga per eksemplar Rp10.000, sehingga totalnya Rp5 juta. Sedangkan Tabloid Nuansa Nusantara sebanyak 500 eksamplar dengan harga Rp10.000/eksemplar, dengan total Rp5 juta.
”Mereka tawarkan ke saya tiga tabloid, yang masing-masing jumlahnya 500 eksamplar dengan total harga keseluruhannya Rp17,5 juta” terangnya.
Selain itu, tambah Rustam, keempat oknum wartawan tersebut juga meminta uang kepada kosultan proyek yang mengerjakan bangunan puskesmas tersebut, yang menurut mereka bermasalah.
“Mereka juga minta uang ke konsulatan proyek sebesar Rp20 juta,” ungkap Rustam dihadapan petugas SPK Polres Bone, Selasa (1/12).
Sementara Hakim, salah satu oknum wartawan dari Tabloid Metro Pos mengaku bahwa kedatangannya di Bone karena diundang H Rustam untuk mengkoordinasikan masalah proyek pembangunan puskesmas.
“Kami diundang oleh H Rustam untuk mencari solusi permasalahan proyek pembangunan puskesmas yang menjadi temuan kami di lapangan. H Rustam pun menawarkan solusi apa yang akan dilakukan agar permasalahan ini tidak diberitakan. Saya pun menawarkan tabloid dengan harga seperti yang disebutkan,” kata Hakim saat ditemui di Mapolres Bone.
Hakim mengaku dirinya dijebak oleh H Rustam, dan mengancam akan melaporkan balik ke pihak kepolisian.
“Kami dijebak dan ini juga termasuk pencemaran nama baik yang dilakukan oleh H Rustam. Kami akan melaporkan hal ini ke polisi,” tandasnya.
Pimpred tabloid Nuansa Nusantara A Baso yang dihubungi melalui telepon, mengatakan dirinya tidak suka jika ada perilaku seperti itu yang dilakukan anggotanya di lapangan.
“Oknum tersebut baru satu minggu bergabung di media kami. Jika terbukti melakukan pelanggaran saat di lapangan, saya akan pecat. Saya serahkan ke pihak berwajib untuk diproses hukum,” tegasnya. (*/rus)



×


Empat Oknum Wartawan Dilapor Dugaan Pemerasan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar