pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Perawat Desak Polisi Proses Kasus Pemukulan Temannya

SINJAI, BKM — Puluhan perawat yang tergabung dalam organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sinjai, mendatangi gedung DPRD setempat, dan selanjutnya ke Mapolres untuk menyampaikan aspirasinya, Rabu (2/12).
Mereka mendesak agar polisi mengusut kasus pemukulan yang dialami oleh Hartono, salah satu perawat di Puskesmas Sinjai Selatan. Laporannya sudah dimasukkan ke Polsek Sinjai Selatan.
Ketua PPNI Sinjai Mahyuddin, mengatakan aksi ini digelar agar polisi mempercepat proses hukum kasus pemukulan yang dialami oleh salah satu perawat di Puskesmas Sinjai Selatan. “Jika kasus ini tidak bisa ditangani oleh polsek, maka kami meminta dilimpahkan ke Polres Sinjai,” tandasnya.
Para perawat ini bahkan mengancam akan melakukan mogok kerja jika persoalan ini dibiarkan berlarut-larut. “Apabila hal ini tidak segera ditindaklanjuti, kami dari organisasi PPNI Kabupaten Sinjai akan mogok kerja memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena kami sudah khawatir dengan keamanan dan keselamatan dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,” beber terang Mahyuddin.
Dalam kesempatan itu, sejumlah perawat menyampaikan unek-uneknya. Selama ini mereka sering mendapatkan perlakuan yang serupa, namun tidak ada perlindungan hukum dari pemerintah.
“Kami berharap agar pemerintah memberikan pengamanan di setiap puskesmas, seperti petugas security atau polisi pamong praja untuk menjaga keamanan kami dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” harapnya.
Kapolsek Sinjai Selatan AKP Laode Idris yang mendampingi Wakapolres Sinjai Kompol Adenoho yang menerima aspirasi para perawat di gedung pertemuan Polres Sinjai, mengatakan bahwa kasus pemukulan perawat yang terjadi di Sinjai Selatan saat ini sementara dalam proses penyelidikan.
“Kasus ini kan baru tiga hari dinda, otomatis baru kita proses. Dan hari ini (kemarin) kami jadwalkan pada pukul 10.30 Wita untuk meminta keterangan korban, namun korban masih ada kegiatan di Kabupaten Sinjai. Jadi kemungkinan korban baru memberikan keterangan pada malam ini (Rabu malam),” jelasnya.
Sebelumnya, seorang perawat di Puskesmas Sinjai Selatan, yakni Hartono diduga dikeroyok oleh warga berinisial AN bersama teman-temannya. Ironisnya, korban dianiaya saat tengah melakukan medis. Akibatnya, ia menderita luka lebam pada pipi bagian kanan.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Sinjai Selatan dengan nomor laporan LP/ 32/ XI/ 2015/ Sek. Sinjai Selatan tertanggal 29 November 2015. (din/rus/b)



×


Perawat Desak Polisi Proses Kasus Pemukulan Temannya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar