MAROS, BKM — Hujan yang mengguyur dalam kurun waktu tiga hari terakhir membuat sejumlah pemukiman terisolir banjir.
Dari pantauan BKM, Sabtu (19/12) setidaknya terdapat dua kecamatan di Kabupaten Gowa terendam air setinggi satu meter. Dua wilayah, yakni Desa Kallibirang, Kecamatan Bantimurung serta lingkungan Sampobia, Kelurahan Mattiro Deceng, Kecamatan Lau. Akibat kondisi ini, sebagian warga memilih berdiam diri di rumah, lantaran akses jalan menuju rumah mereka terendam air hujan.
“Kami tidak ada yang keluar rumah. Tidak ada yang berani menerobos hujan, apalagi jika air sudah menggenangi jalan. Biasanya ketinggiannya mencapai 1 meter,” ungkap, Salah satu warga Sampobia, Muh Dahlan.
Dahlan juga mengaku belum ada bantuan dari pemerintah setempat terhadap warga yang terisolir air.
“Jangankan beri bantuan, Pemerintah saja tidak pernah datang untuk melihat kondisi warga yang bermukim disini,” ujarnya kesal.
Sementara itu ketua LSM Bumi Mentari, Ilham Lahiya yang turun langsung memantau kondisi warga di lingkungan Sampobia meminta kepada camat setempat untuk segera melakukan pemantauan kondisi warga yang terisolir banjir.
Melalui camat, dia berharap, bantuan berupa obat-obatan, makanan siap saji dan selimut segera disalurkan ke warga.
“Sudah saatnya pak camat berbagi waktu untuk melihat kondisi masyarakatnya yang ada di kecamatan lau, karena jauh sebelumnya pemerintah setempat sudah mengetahui ada beberapa kelurahan di Lau yang menjadi langganan banjir,” ketanya. (ari-ril/c)
Dua Kecamatan Terisolir Banjir
×

