PAREPARE, BKM — Petugas gabungan Tim Buser bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Parepare kembali mengungkap kasus narkoba. Kali ini yang diciduk seorang pedagang campuran bernama Ismail (29).
Ismail ditangkap, Sabtu (19/12) dinihari pukul 00.30 Wita karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 100,68 gram yang jika diuangkan bernilai ratusan juta. Ia diringkus di sebuah rumah Jalan Baso Daeng Patompo, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, tepatnya di depan Hotel Siswa.
Ismail memang sudah lama menjadi incaran pihak kepolisian. Saat lengah, langsung dilakukan penggeledahan. Polisi menemukan dua bal atau sekitar 100 gram narkotika jenis sabu-sabu. Ada pula uang tuna Rp65 juta lebih serta pecahan uang asing.
Warga BTN Pepabri itupun kini diamankan di sel tahanan Polres Parepare untuk pengembangan lebih lanjut.
Kapolres Parepare AKBP Alan Gerrit Abast melalui BBM, Minggu (20/12), mengakui jika pihaknya telah menahan seseorang yang diduga terlibat dalam kasus narkoba. ”Untuk sementara masih dalam proses permintaan keterangan. Masih dilakukan pengembangan lebih lanjut. Kaitannya dengan jariangan laur negeri masih dikembangkan,” terangnya.
Pihak kepolisian, kata Alan, melakukan penelusuran kaitannya sabu-sabu yang beredar di kota Parepare dan daerah tetangga, seperti Sidrap, Barru dan Pinrang. ”Parepare merupakan kawasan pelabuhan, sehingga sangat mudah menjadi jalur transaksi antara Malaysia dengan Parepare,” jelasnya.
Terpisah, Kasat Narkoba AKP Alimuddin menambahkan, tersangka mengambil barang di Tembok Lopie atas petunjuk SMS, yang diterimanya dari Nunukan, perbatasan Malaysia. Saat berada di depan Hotel Siswa, tersangka langsung ditangkap.
”Tersangka sudah lama diincar. Kemungkinan dia punya jaringan luas. Termasuk di Malaysia. Karena ada uang ringgit yang ditemukan dan menjadi barang bukti,” jelasnya.
Kepada polisi yang memeriksanya, Ismail mengaku tidak tahu menahu dari mana asal barang yang ditemukan polisi. Dia berdalih mendapatkan barang tersebut atas SMS yang menuntunnya.
”Ini sudah jaringan. Tidak mungkin ia bisa mendapatkan barang kalau bukan jaringannya,” tandas Alan. (smr/rus/b)
Pedagang Campuran Miliki Sabu 100,68 Gram
Diduga Kuat Jaringan Narkoba Malaysia
×

