SIDRAP, BKM — Balapan liar kembali marak di Kabupaten Sidrap. Lintasan lurus dan panjang di depan kantor Bupati Sidrap di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu menjadi arena favorit para remaja daerah ini menggelar balapan.
Namun, aksi balapan liar di lokasi ini memakan korban. Dua pelaku balapan liar, Darmawan (19) dan Tamrin (19) tewas di lokasi kejadian setelah motor keduanya mengalami tabrakan hebat saat balapan, Sabtu (26/12) malam pukul 23.00 Wita.
Insiden maut ini bermula ketika Darmawan bersama sembilan orang pembalap liar lainnya melaju kencang dari arah barat ke timur di depan kantor Bupati Sidrap.
Namun, tiba-tiba dari arah berlawanan, Tamrin muncul dan melaju kencang menggunakan sepeda motor Honda Beat. Ternyata kehadiran Tamrin ini membuat Darmawan yang posisinya berlawanan arah tak bisa menghindar dan langsung menghantam motor yang dikendarai Tamrin.
“Praaak, bertabrakan dan sama-sama luka serius di bagian kepala. Kepala korban pecah dan isi kelihatan dan leher patah,” ujar La Ride, salah seorang saksi mata yang juga rekan para korban.
Menurut La Ride, malam itu Tamrin baru saja melakukan balapan. Ia hendak kembali bergabung bersama rekan-rekannya. Namun, ia tidak tahu jika rekan-rekannya, termasuk Darmawan sudah kembali melakukan balapan liar.
Kasat Lantas Polres Sidrap, AKP Ikhsanuddin yang dikonfirmasi, Minggu (27/12) mengatakan, benturan keras di bagian kepala kedua korban membuat nyawa keduanya tak bisa diselamatkan. “Benturan yang dialami keduanya sangat keras sehingga mengakibatkan keduanya langsung tewas di tempat,” katanya.
Menurut Ikhsanuddin, kondisi jalan aspal yang mulus dan lurus selalu dimanfaatkan anak-anak muda untuk balapan di depan kantor bupati.
Ikhsanuddin mengaku, polisi selalu melakukan razia di lokasi ini. Namun, setelah polisi meninggalkan lokasi, mereka kembali menggelar balapan.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, sebut Ikhsanuddin, sedang dalam penanganan penyidik Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Sidrap.
“Sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul tanpa pelat yang dikendarai Darmawan serta sepeda motor jenis Honda Beat yang dipakai Tamrin telah amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ikhsanuddin.
Kedua jenazah, kata Ikhsanuddin, sempat dibawa ke RSUD Nene’ Mallomo (Nemal) Sidrap, sebelum akhirnya diambil pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan.
Darmawan sendiri diketahui merupakan warga Lingkungan 1, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Sidrap. Sedangkan Tamrin adalah warga Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae.(ady/c)
Balapan Liar Renggut Nyawa Dua Remaja
×

