MAMUJU, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju melalui Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BKP5K), menyerahkan kendaraan dinas (Randis) roda dua kepada 20 penyuluh pertanian. Penyerahan Randis itu dilakukan di sela-sela pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung di halaman kantor bupati Mamuju, Senin (4/1) kemarin.
Karateker Bupati Mamuju, Ir Bebas Manggazali, selaku inspektur upacara menyampaikan agar para penyuluh yang menerima kendaraan dinas tersebut dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan meningkatkan kinerjanya sebagai seorang penyuluh di tempat kerja masing-masing. ”Saya harap kepada para penyuluh yang telah menerima kendaraan dinas agar memelihara dan memanfaatkan fasilitas tersebut dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat. Juga harus memaksimalkan potensi setiap aparatur untuk menunjukkan kinerjanya,” urai Bebas.
Selain memberikan kendaraan dinas, Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui PT TASPEN (Persero) Cabang Mamuju, juga menyerahkan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemkab Mamuju masing-masing mendapat santunan Rp30 juta lebih.
”Perlu kita ketahui, penyerahan jaminan kematian yang dilaksanakan hari ini (Senin, red) merupakan implementasi dari PP No 70 Tahun 2015, yang menyatakan bahwa PNS, pejabat negara, PPPK, dan anggota DPRD mendapat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan JKM),” terang bupati.
Pada kesempatan tersebut, bupati juga melepas PNS yang telah purna bakti atas nama Ahmad Hasan dengan jabatan terakhir sebagai Koordinator BP3K Kecamatan Mamuju. Bupati sangat mengapresiasi kinerja pegawainya yang telah purna bakti tersebut atas dedikasinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). (ala/mir/c)
Bebas Minta Randis Diefektifkan
×

