Sinjai, BKM–Sejumlah mahasiswa yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mempertanyakan sayarat untuk mendapatkan beasiswa berprestasi yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Jumlah beasiswa untuk tahun 2014 Rp 1 miliar tersebut dinilai sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Sinjai tidak maksimal sosialisasinya ke seluruh kampus.
“Masih banyak mahasiswa asal Sinjai yang tidak mengetahui persyaratannya,” kata Sainal Zulkarnain, salah seorang mahasiswa Unismuh Makassar asal Sinjai, selasa (5/1/2016).
Sebelumnya pada 12 Desember lalu pihak pemkab Sinjai hanya mengundang sebahagian mahasiswa dari Unhas, UNM dan STISIP Sinjai.
” Yang mestinya Pemkab harus undang semua seluruh kampus atau paling tidak bekerjasama dengan kampus di seluruh Indonsesia untuk menyampaikan beasisisswa itu agar tidak hanya segelintir mahasiswa yang nikmati,” kata Zainal.
Sebelumnya sejumlah mahasiswa di Sinjai mengungkapkan bahwa dari total anggaran Rp 1 miliar besiswa berprestasi tak semua disalurkan ke mahasiswa tetapi dipotong Rp 100 juta dengan alasan sebagai biaya sosialisasi, ungkap Fajar Awaluddin salah seorang mahasiswa asal Sinjai.
Terkait masalah tersebut belum dikonfirmasi pihakpengelola beasiswa berprestasi di Sinjai.
sementara tempat berbeda Drs. Baharuddin salah satu tokoh masyarakat sinjai yang juga ketua Ikatan Sarjana Lappa (ISLA)sangat mengapresiasi yang mengungkapkan bahwa.” Saya ke Bank Sulsesl bermaksud untuk mengecek transfer dari Bank Sulsel selayar ke Bank sulsel sinjai disana saya melihat banyak Nasabah dan rata-rata mahasiswa maka saya penasaran saya bertanya salah satu mahasiswa adik mengurus apa spontan dia menjawab mengurus beasiswa lalu sy tanya kembali beasiswa apa lalu di jawab beasiswa maha siswa berprestasi. apa ptestasimu dia bilang ipk 3 koma keatas dapat beasiswa. spontang saya jawab luar biasa pak bupati sinjai sekarang ini h. sabirin yahya saya sebagai ketua ISLA memberikan apresiasi kepada bupati yang begitu besar perhatianya terhadap mahasiswa sinjai yang berprestasi hal ini adalah terobosan baru di indonesia sangat patut di acungkan jempol karena luar biasa perhatianya dan ini pertama di indonesia sekali lagi terima kasih pak bupati semoga para bupati di indonedia
Dapat mencontohnya apalagi mempergunakan apbd daerahnya sendiri .klau pak rudi pendidikan geratis yg pertama maka pak sabirin yahya beasiswa untuk mahasiswa yg pertama di indonesia skali lagi saya ucapkan terima kasih pak bupati

