pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pembagian Raskin di Birarue Disoal

BARRU, BKM — Distribusi beras miskin disejumlah tempat di wilayah Kabupaten Barru masih bermasalah. Kini di Kampung Birarue, Desa Pancana Kecamatan Tanete Rilau. Beberapa warga di Kampung tersebut tercantum namanya dalam daftar penerima raskin tapi ternyata tidak pernah lagi menerima raskin.
Sedikitnya ada lima warga Kampung Birarue berhasil ditemui BKM, Minggu (3/1) mengakui jika dirinya lima bertetangga sudah beberapa tahun tidak pernah lagi menerima Raskin.
Selain Made juga ada Sahribanong (60), Rifa (70) Iskandar (45) dan Kati (65). Mereka mengakui jika saat ini tak lagi menerima raskin dan BLT. Sahribanong mengatakan bahwa dirinya baru satu kali terima raskin di era almarhum Pak Gazali sebagai Kades Pancana.
”Pengelolah Raskin di Birarue pernah menyampaikan kepada tetangga saya kalau Sahribanong itu tidak diberikan raskin karena memilih Cagub lain. Perkara raskin dihubungkan antara dirinya dengan Pilgub, ternyata berlanjut hingga pemilukada Barru,” jelasnya. ”Makanya saya rela tidak terima raskin kalau ada kata ancaman terkait pemilihan Kepala daerah,” tegasnya lagi.
Warga lainnya Iskandar ikut menyampaikan kekesalannya soal distribuasi raskin di Birarue yang dinilai salah sasaran. Dia membeberkan kalau penerima raskin yang diutamakan itu keluarga pengelolah dulu. Disini banyak warga mampu menerima raskin. Pada daftar penerima raskin di Birarue ada sekitar 46 warga. Itu pun hanya menerima 1 zak.
“Saya ini kasihan hanya menjual air tawar untuk pemilik warung makan. Tetapi yang namanya raskin dan BLT tidak pernah kami terima. Padahal namaku terdaftar sebagai penerima raskin,” beber Iskandar.
Pemandangan memiriskan lagi saat warga Birarue mempertemukan dengan Kati disekitar gubuknya yang hanya seluas sekitar 3X3 meter. Kati juga bernasib serupa dengan para tetangganya yang tidak pernah menikmati raskin.
Tak di Birarue di Dusun Bujung Lompo lebih banyak lagi yang tidak terima raskin. Pengelola Raskin Kampung Birarue, Hj Murni yang dihubungi via ponsel Senin membantah tuduhan warga. Dari 64 warga yang terdaftar sebagai penerima raskin. Saat ini tinggal lima zak raskin yang belum diambil oleh pemiliknya. “Selama ini raskin di Birarue terbagi secara baik kepada yang berhak,” kata Hj Murni.
Soal Sahribanong tidak menerima raskin karena memang namanya tidak terdaftar. Berbeda dengan Made tidak ada namanya dalam daftar, tapi diberikan karena tergolong warga tidak mampu. Sementara itu Kepala Desa Pancana, Muhlis. Beberapa kali berusaha dihubungi, tetapi tidak berhasil, nomor handphone miliknya tidak aktif. (udi/C)



×


Pembagian Raskin di Birarue Disoal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar