BULUKUMBA, BKM–Suksesi atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel pada 2007 sudah ramai menjadi perbincangan sejumlah tokoh dan masyarakat, baik di media cetak, elektronik hingga di media sosial.
Di media social, nama Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel Luthfi A Mutty, Ketua DPD Gerindra Sulsel yang juga mantan Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung, Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah serta mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo sangat diminati. Selain nama diatas, dari wilayah Selatan juga muncul nama Ketua DPC Partai Gerindra Bulukumba, Isradi Zainal.
Ketua DPK PKPI Bulukumba, HAM Juharta menyebutkan, dari sedertan nama yang bermunculan di media social, dia tetap menjagokan bupati Bantaeng Nurdin Abdullah sebagai balon gubernur Sulsel. Alasannya, bupati Bantaeng dua periode ini banyak menorehkan prestasi selama menjabat bupati. “Saya kira pak Nurdin sangat layak menjadi Gubernur Sulsel, orangnya brilian dan saya yakin pak Nurdin bisa memacu pembangunan di Sulsel, dengan singkatan Nur Ta,”tulis Juharta.
Bahkan Juharta dalam tulisannya di media social, berani mempaketkan antara Nurdin Abdullah dengan Tanribali Lamo. Namun demikian, mantan anggota DPRD Bulukumba ini juga menyebut sosok A Lutfhi A Mutty layak untuk menahkodai Bulukumba. Selain memasang foto Nurdin Abdullah berpasangan dengan Tanribali, Juharta juga memasang foto Nurdin Abdullah berpasangan dengan Luthfi A Mutty.
Berbeda dengan Hamzar Hamirung Datu, mantan pengurus DPC PAN Bulukumba yang mengundurkan diri dan memilih bergabung dengan timses paslon A Sukri-Tomy, dalam akun FB, dia menginginkan calon gubernur Sulsel periode mendatang adalah Azis Qahar Mudzakkar berpasangan dengan mantan ketua KPK Abraham Samad. “Jika ingin Sulsel hebat, maka pilihan saya jatuh kepada pak Azis bersama Abraham Samad. Jika keduanya menjadi pemimpin di Sulsel, saya yakin ini akan lebih hebat dari daerah lain,’’kata Hamzar.
Figur lain dari belahan selatan Sulsel, yaitu Isradi Zainal, nama yang satu ini juga masuk bursa balon gubernur Sulsel. Selain memiliki pengalaman dibidang politik, Isradi juga terbilang sukses dalam mengeluti usaha, apalagi sarjana perkapalan ini, sebelumnya pernah masuk calon wakil walikota Makassar beberapa waktu lalu, kemudian menjadi tim sukses pemenangan A Sukri-Tomy pada Pemilukada Bulukumba lalu.
Asrul, salah seorang warga kota Bulukumba mengharapkan jika Isradi memang serius ingin maju dan tidak setengah hati. Sekali maju harus maju, apapun yang terjadi harus maju hingga akhir tujuan. “Kami berharap pak Isradi tidak setengah hati, kalau memang ingin menjadi Gubernur Sulsel, semuanya harus siap, kami hanya bisa berdoa dan memberi dukungan, karena sejak dahulu hingga saat ini Sulsel belum pernah dipimpin putra Bulukumba, kini saatnya putra selatan menjadi nahkoda Sulsel,’’katanya.(edy/rif/c)
Nurdin dan Isradi Dijagokan Dari Selatan
×

