pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anggaran Dinas Kebersihan Turun Rp2 Miliar

MAROS, BKM — Anggaran kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Maros untuk tahun 2016 turun Rp2 miliar dibandingkan tahun 2015 lalu.
Pada tahun 2015, anggaran untuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan Rp16 miliar. Sedangkan tahun ini berkurang menjadi Rp14 miliar.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Maros, Andi Muhammad Davied menuturkan, alasan pemangkasan anggaran itu tidak diketahuinya.
Tahun lalu, kata dia, anggaran untuk kebersihan berkisar Rp16 miliar. Tapi tahun ini anggaran itu banyak yang dipangkas.
Padahal, kata Andi Davied, banyak program yang ingin dilakukannya untuk mendukung pencapaian piala adipura. “Sebenarnya, kalau dari kami sendiri, anggaran lebih banyak lebih bagus. Kami punya beberapa program yang kami masukkan saat pembahasan APBD kemarin. Cuma banyak yang dipangkas,” jelasnya.
Dia menuturkan, tahun 2016 banyak yang ingin dibenahi. Mulai dari taman tata kota, bank sampah dan pegelolaan TPA. Namun keinginan itu terpaksa harus ditunda karena Anggarannya dipangkas. “Untuk pengelolaan TPA diserahkan ke Pulau sebagai penyelenggaranya,” sebutnya.
Terkait kenaikan upah buruh kebersihan, Andi Davied mengaku terpaksa harus ditunda dulu. Padahal berdasarkan rencana, upah mereka sudah harus dinaikkan. Saat ini upah buruh berkisar Rp750 ribu per bulan. “Terpaksa kami membatalkan memberikan kenaikan upah buruh. Padahal planning kami gaji mereka sudah harus naik. Apalagi dengan sejumlah prestasi di bidang kebersihan, “katanya.
Saat ini petugas kebersihan mencapai 300 orang yang bertugas. Petugas penyapu berjumlah 80 orang, selebihnya adalah petugas pengangkut sampah. (ari/c)



×


Anggaran Dinas Kebersihan Turun Rp2 Miliar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar