MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) Sulsel menegaskan tahun 2016 sebagai tahun konsolidasi. Ini dilakukan sebagai langkah membenahi internal partai dan juga dalam menghadapi sejumlah even politik, baik pemilihan kepala daerah (Pemilukada) di Sulsel 2017-2018 maupun pemilihan legislatif (pileg) hingga pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. “Kita tengah mencetuskan 2016 sebagai tahun konsolidasi internal partai, itu hal yang maha penting, dan segera kami lakukan. Kita berharap 2016 ini PKB Sulsel melakukan sejumlah lompatan-lompatan penting,”ujar Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, Minggu (10/1).
Azhar melanjutkan, dengan konsolidasi partai yang segera dilakukan itu, PKB Sulsel bisa memperbaiki struktur partai hingga ke Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), juga tentunya bisa memperkuat posisi politik partai yang didirikan sejumlah kiai ini di seluruh Kabupaten di Sulsel.
PKB katanya, tengah melakukan langkah-langkah dan responsif terhadap dinamika yang perubahannya semakin cepat. “Ini juga dilakukan, agar PKB tetap mendapat simpati masyarakat,”jelas mantan Sekjen PB DDI ini.
Ditambahkan bahwa program-program kerja kepartaian harus terus berjalan, sekalipun terdapat sejumlah tantangan, sehingga PKB tidak mengalami kekosongan kegiatan. “Pengurus dan anggota DPRD PKB harus terus berinteraksi dengan masyarakat melalui berbagai program kegiatan yang teragendakan, dengan demikian seluruh kader sudah menjalankan fungsi, tugas dan kewajibannya,” tandas Azhar.
Hasil pileg 9 April 2014 lalu, PKB meloloskan tiga kadernya ke DPRD Sulsel dan 36 kadernya untuk anggota DPRD Kabupaten kota di Sulsel. Empat kabupaten memiliki fraksi yang utuh masing-masing Kabupaten Pangkep, Bantaeng, Sinjai dan Palopo. (rif)
Benahi Partai, PKB Genjot Konsolidasi
×

