BULUKUMBA, BKM — Pasca ditemukannya Irmawati alias Imma tewas tertelungkup di bak mandi dengan kepala diceburkan ke dalam ember berisi air, Jumat 8/1) lalu, hingga kini polisibelum menemukan titik terang. Apakah korban beranak satu itu tewas dibunuh atau tidak. Kapolsek Ujungbulu AKP Sulthan Taherong mengatakan, pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti di TKP seperti ember dan handphone milik korban, namun hingga kemarin belum ada titik terang, termasuk nomor panggilan masuk ke ponsel korban pada Kamis petang, nomor tersebut tidak aktif lagi.
Sekedar diketahui korban Imma yang sehari-harinya menjaga rumah milik H Rustan di jalan Siswomiharjo, sebelumnya pernah diboceng seorang lelaki dua hari sebelum kiorban menemui ajalnya, hanya saja, tertangga korban yaitu H Muh Ilyas bersama keluarganya tuidak mengenal lelaki yang membonceng Imma.
”Pada Rabu sebelum Imma ditemukan tewas, saya melihat korban dijemput seseorang menggunakan sepeda motor Honda Beat, hanya saja selain saya tidak mengenal pria itu, saya juga tidak sempat melihat nomor polisi sepeda motor tersebut,’’ kata Ilyas.
Sementara Muh Darwis, salah seorang warga yang datang menyaksikan mayat korban dievakuasi ke RSUD HA Sulthan Dg Radja mengatakan, untuk mengungkap apakah korban ibu beranak satu ini tewas karena dibunuh atau tidak, polisi harus bekerja keras, sebab jika persoalan ini tidak dituntaskan, bukan tidak mungkin kasus yang sama bisa terulang.
”Kami khawatir jika kasus kematian Imma tidak bisa diungkap akan menjadi preseden buruk terhadap kinerja kepolisian di daerah ini, apalagi polisi sudah menyita ponsel milik korban yang bisa dijadikan dasar untuk mengusut siapa saja orang yang sering ditemani korban bicara via ponselnya,’’kata Darwis sekaligus mempertanyakan TKP tidak diberikan garis polisi seperti pada kasus lainnya. (edy/C)
Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuh Imma
×

