PAREPARE, BKM — Menepis kritikan, PDAM Parepare terus berbenah. Dibawa komando Lukman Hakim sebagai Direktur PDAM Parepare yang baru. Hanya saja Lukman menyebut kritikan itu merupakan tantangan untuk memberikan pelayanan terbaik.
Walaupun masyarakat tidak mau tau kalau PDAM selama ini sudah bobrok manajemennya namun tidak upaya dilakukan adalah kerja nyata tanpa teori.
Sebelumnya di PDAM, banyak yang harus dibenahi seperti pelayanan air ke pelanggan yang selama ini selalu tidak pernah menikmati air PDAM oleh masyarakat walaupun terjadi musim hujan maupun kemarau.
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe tahu kalau manajemen amburadul, dan itulah disampaikan kepada direktur baru agar mulai nol bekerja.
Lukman pun merespon dengan melakukan rotasi di bidang teknik. Bambang yang selama ini tidak mampu menjalankan tugasnya dicopot dan Sukarno Banda dilantik sebagai penggantinya.
Sukarno melakukan kajian soal masalah air selama ini dikeluhakan masyarakat baik musim hujan maupun musim kemarau, ternyata berhasil dipecahkan walaupun harus berteriak pelanggan, beberapa sumur bor mengalami peremajaan dimana pipanya sudah rusak yang sudah 20 tahun belum diganti.
Belum lagi jaringan yang amburadul dimana adanya oknum-onum karyawan PDAM yang melakukan pemasangan jaringan yang tidak boleh dilakukan tapi demi sahabat atau uang maka harus jaringan itu dipakai tanpa melihat kedepan akan berdampak.
Sukarno Banda akui hal itu, banyak jaringan yang tidak terkonek dan terkesan mubazzir digunakan sehingga dampaknya kepada pelanggan,”Siapapun Direktur menjabat kalau jaringanya amburadul maka tetap tidak mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat,”jelas, Sukarno.
”Kami sementara mencari jaringan yang amburadul, inilah kerja keras kami siang dan malam,”terangnya. Hanya saja, Sukarno meminta kepada Direktur PDAM agar melakukan tindakan tegas bagi oknum yang merusak jaringan. Direktur PDAM Parepare, Lukman Hakim, memberikan support kepada bagian teknik dan distribusi, bahkan saat turun kelapangan setiap orang mengaduh maka harus ditelusuri kenapa tidak dapat air sedangan aliran lain dengan wilayah yang sama dapat air, itu ternyata karena jaringan yang rusak.
Lukman akan bertindak tegas bila ada oknum terbukti melakukan tindakan yang merusak asset atau merusak jaringan hanya untuk kepentingan tertentu maka harus diberi sanksi tegas sesuai ketentuan berlaku.
Sekretaris Dewas PDAM, Abd Muin menegaskan, oknum karyawan yang sengaja merusak jaringan atau tanpa dilapor diperusahan maka harus diberi sanksi tegas kalau perlu pemecatan.
Anggota DPRD Parepare, H Yusuf Nonci, menegaskan oknum karyawan tidak mau bekerja dan tidak mau ikuti aturan maka lebih baik diganti atau mundur dari jabatanya. (smr/C)
Tepis Kritikan, PDAM Berbenah
×

