BARRU, BKM — Sekelompok mahasiwa perwakilan HMI melakukan aksi demo di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barru Rabu (13/1). Dalam orasinya mahasiswa mempertanyakan kinerja Disdukcail yang banyak dikeluhkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.
Meski pendemo hanya sekitar delapan orang tapi beberapa kali korlap aksi bersuara dan berteriak lantang kemudian meminta Disdukcapil Barru memberikan penjelasan. Namun Kadisdukcapil Andi Rahmawati tidak serta merta keluar dari ruangannya untuk menjelaskan keinginan mahassiswa tersebut. Tidak lama kemudian, pihak kepolisian melalui Kapolsek Barru Kompol Darwis memfasilitasi perwakilan Mahasiswa untuk bertemu dengan pihak Disdukcapil.
Para pendemo dari HMI berorasi memprotes Dinas Kependudukan yang dinilai lamban dalam proses penyelesaian Kartu Tanda Kependudukan, adanya dugaan penerbitan KTP ganda dan beberapa administrasi kependudukan lainnya yang dinilai banyak bermasalah. Tolong pihak Disdukcapil memberikan jawaban atas beberapa pertanyaan kami. Memang hari ini kita datang dengan jumlah sedikit agar tidak anarkis.
“Tepi kami berjanji akan datang lagi pada 26 Januari 2016 dalam jumlah yang besar,” teriak para demonstran.
Pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil yang sudah satu atap dengan beberpa kantor pelayanan lainnya. Saat ini sering dikeluhkan warga atas keterlambatan dalam proses pengurusan KTP dan beberapa dokumen kependudukan lainnya. Sebelumnya ada warga Desa Bulo-Bulo yang harus datang berkali-kali ke Kantor Disdukcapil hanya untuk mengurus KTP.
“Saya tidak tahu kenapa kalau mengurus KTP, mesti menunggu lima hari baru bisa selesai,” kata warga Bulo-bulo itu sembari meminta untuk tidak dituliskan namanya.
Kepala Dinas Disdukcapil Barru, Andi Rahmawati membantah jika disebut ada penerbitan KTP ganda. Sekarang penerbitan KTP sudah memakai sistem aplikasi dan melalui perekaman. Berbeda ketika masih cara konvensional pada masa lalu. Untuk soal keterlambatan penerbitan administrasi KTP, bisa saja terjadi karena kami disini mengandalkan sistem signal. Jadi kalau terjadi gangguan signal. Tentu akan menghambat proses penerbitan.
“Sama saja kalau anda mahasiswa bersamaan masuk kuliah disatu kampus. Tetapi kan ternyata ada tepat waktu lulus dan pasti ada juga yang telat selesai,”ujar Andi Rahmawati saat menerima perwakilan HMI di ruang kerjanya (udi/C)
Mahasiswa HMI Demo Disdukcapil Barru
×

