MAKASSAR, BKM — Tripika Kecamatan Wajo menggelar operasi gabungan di sejumlah rumah kos, Senin (18/1). Operasi ini dilakukan dalam rangka antisipasi pergerakan paham radikalisme dan pelaku terorisme yang kembali marak di tanah air.
Beberapa rumah kos yang disambangi pihak Tripika diantaranya, di Jalan Lembeh dan Jalan Serui. Operasi melibatkan personil Polri serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kecamatan Wajo dipimpin Camat Wajo, Ansar Kalam dan Kapolsek Wajo, Kompol Ahmad Yulius.
Kapolsek Wajo, Kompol Ahmad Yulius mengatakan, operasi Tripika dilakukan untuk pememeriksaan dokumen kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada seluruh penghuni rumah kos. Tak hanya itu, Kapolres juga mengaku, operasi ditujukan untuk antisipasi penyalahgunaan narkoba, penggunaan senjata tajam serta tindak asusila.
“Jadi kami bersama pemerintah kecamatan menggelar operasi untuk mempersempit ruang gerak teroris. Jika dalam operasi ini juga ditemukan pelanggaran pidana, seperti narkoba tentu kita tindaki. Namun sejauh ini belumpenghuni yang terindikasi sebagai pengguna, maupun pengedar narkoba. Kebanyakan yang kami temukan belum memilik KTP Kecamatan Wajo. Mereka mengaku baru satu bulan mengontrak,” terang Kapolsek.
Sementara Camat Wajo, Ansar Kalam mengimbau kepada pemilik usaha kos diwilayahnya agar lebih selektif dalam menerima calon penghuni. Hal ini dilakukan agar tempat usaha kos milik warga tidak dijadikan sebagai tempat pelanggaran hukum yang bisa membawa dampak negatif bagi warga sekitar khususnya pemilik usaha.
“Kita imbau agar lebih selektif. Kalau ada tamu juga wajib melapor ke RT/RW setempat. Kalau tidak punya KTP jangan terima jadi penghuni kos. Begitu juga kalau pasangan harus minta surat nikahnya dulu,” kunci camat. (jul-ish-ril/c)
Tripika Wajo Obok-obok Rumah Kos
×

