pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gerindra Bidik Takalar

IPI : Nojeng Kuat Bila Gendeng Syamsari

PATTALASSANG, BKM–Kendati Pemilukada Takalar masih terbilang jauh, namun sejumlah pimpinan partai politik yang memiliki kans untuk mengusung bakal calon mulai menyusun strategi dan menjalin komunikasi dengan bakal calon. Ketua DPC Partai Gerindra Takalar, Indar Jaya mengisyaratkan mengincar petahana DR Burhanuddin Baharuddin sebagai calon bupati.
Menurut Indar, jika Gerindra mengincar petahana sebagai cabup lima tahun berikutnya adalah sah sah saja. “Proses pencalonan untuk diusung Partai Gerindra dari eksternal itu adalah kebijakan partai yang sah-sah saja, Partai Gerindra akan membuka ruang apalagi jika seorang petahana,”ujar Indar Jaya.
Kendati Indar sepakat dengan kebijakan internal partainya untuk membuka ruang dengan kandidat lainnya, namun dirinya optimis, Partai berlambang kepala burung garuda itu akan bersikap lain jika dalam tubuh kepengurusan partai ada kader atau pengurus yang memiliki popularitas dan elektabilitas untuk ikut bertarung. “Selaku partai besar, pasti Gerindra membuka ruang bagi kandidat yang ingin mengendari partai ini, tetapi saya yakin pengurus Partai Gerindra akan berpikir lain, jika dalam urat nadi Partai Gerindra masih ada kader yang mumpuni serta memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi,”ujarnya.

Pemilukada Takalar akan berlangsung ketat jika wakil bupati HM Natsir Ibrahim alias Nojeng maju dan berpaket dengan Syamsari Kitta untuk melawan petahana Burhanuddin Baharuddin
Direktur Eksekutif PT Pedoman Suara Indonesia (PSI), Dr Arief Wicaksono menilai paket Natsir-Syamsari akan mampu mengimbangi Burhanuddin, sebab keduanya sudah populer dan memiliki basis pendukung yang fanatik. “Meskipun dapat mengimbangi petahana, namun bukan berarti mudah mengalahkan Bur yang selama memimpin Takalar cukup berhasil membangun butta Panrannuanku itu,”ujar Arief.
Dosen politik Unibos 45 ini menilai paket Natsir-Syamsari harus melakukan kerja-kerja politik terstruktur, sistematis dan ma’sif untuk bisa mengimbangi kekuatan Burhanuddin yang didukung jaringan birokrat. “Natsir-Syamsari harus mampu mengedarai Partai Golkar dan PKS untuk membangun gerakan politik ril dan tentunya menggalang kekuatan elit agar semua elemen pariabel pendukung dapat disatukan dalam melakukan kerja-kerja politik,”jelasnya.
Arief beralasan, melawan Burhanuddin harus siap tempur mulai dari jaringan tim hingga kost politik besar, “Natsir – Syamsari punya keduanya sebagai modal bertarung. Tinggal kerja-kerja politik petahana Burhanuddin dan Natsir-Syamsari (ari/rif/c)



×


Gerindra Bidik Takalar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar