JENEPONTO, BKM — Aksi pelecehan seksual dialami bunga (samaran) seorang ibu penjaga kantin PLTU Punagayya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (23/1) sekira pukul 19.00 Wita.
Pelakunya adalah Zh, Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di PLTU tersebut. Aksi cabul Zh berawal saat korban menumpang di mobil milik pelaku menuju Kampung Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala untuk mengambil baju milik pemilik kantin bernama Daeng Tangnga. Korban mengaku sempat menolak niat baik pelaku yang menawarkan tumpangan. Namun karena sulit mendapat tumpangan lantaran larut malam, korban pun akhirnya bersedia diantar oleh pelaku.
“Tadinya saya tidak mau naik ke mobilnya pak. Tapi Daeng Tangnga tidak apa ji. Saya kemudian naik ke mobil dan di dalam saya hanya berdua dengan dia (pelaku.red),” beber Bunga ditemui di Mapolres Jeneponto.
Setelah perjalanan hampir 3 km dari PLTU, tepatnya di Kampung Pa’lambarang, Desa Punagaya pelaku menghentikan mobilnya. Adapun tempat berhenti, diakui korban, saat itu sepi dan jauh dari pemukiman penduduk.
“Saya kaget karena pintu mobil tidak bisa terbuka. Dia langsung rampas Hape saya dan berusaha memeluk saya. Saya kemudian berteriak minta pertolongan hingga akhisnya warga datang,” kata korban.
Warga yang mendengar teriakan korban kemudian memaksa pelaku turun dari dalam mobilnya. WNA tersebut kemudian dikeroyok hingga mengalami luka lebam disejumlah tubuhnya. Aksi pengeroyokan itu kemudian dilaporkan pelaku ke Mapolres Jeneponto hingga akhirnya petugas mengamankan lima warga yang diduga melakukan penganiayaan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Hari Suwita mengaku belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap Zh karena hingga kini masih belum sadarkan diri dan masih menjalani perawatan di RS Awal Bross Makassar.
Hari mengaku telah mengamankan lima warga atas tuduhan pengeroyokan yang dilaporkan pihak Zh.
“Kita manakan lima warga atas laporan dugaan penganiayaan. Kita belum bisa proses keterangan pelapor itu karena kondisinya masih belum sadarkan diri,” jelas Hari Suwita. (krk-ril/c)
Lecehkan Penjaga Kantin, WNA Dimassa
×

