pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dermaga 300 Meter di New Port Digenjot

Pelindo IV Targetkan Rampung 2018 Mendatang

MAKASSAR, BKM — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) menggenjot penuntasan pembangunan dermaga sepanjang 300 meter di proyek Makassar New Port tahap 1A.

PT Pelindo IV sebelumnya telah menggandeng PT Pembangunan Perumahan Tbk untuk membangun dermaga di lapangan seluas 16 hektare di atas lahan reklamasi.
Asisten Sekretaris Perusahaan (ASP) Bidang Komunikasi Korporat dan Sekretariat di Pelindo IV, Anna Mariani, Selasa (26/1) mengatakan, Pelabuhan Makassar New Port dibangun di wilayah Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo.
Jika proyek ini rampung dan siap beroperasi pada awal 2018, kapasitas Pelabuhan Makassar akan menjadi 1,1 juta TEUs. Saat ini kapasitas terpasang Pelabuhan Makassar baru 700 ribu TEUs per tahun.
Menurutnya, proyek total Makassar New Port, rencananya akan dibangun tiga tahap.
“Proyek Makassar New Port untuk tahap 1A dimulai sejak 22 Mei 2015 lalu. Untuk ditahap 1A, proyek pembangunan dermaga sepanjang 300 meter meliputi pembangunan akses laut ataupun darat,” ucap Anna di ruanganya.
Menurut Anna sapaan akrabnya, proyek pembangunan pelabuhan Makassar New Port terbagi tiga tahap yakni tahap 1A, B dan C. Sementara untuk pembangunan di tahap B dan C, dia memperkirakan akan mulai dikerjakan di tahun 2019 setelah tahap 1A rampung.
“Pembangunan pelabuhan Makassar New port terbagi tiga tahap. Untuk tahapan B juga membangun dermaga sepanjang 300 meter dan masih dalam pembangunan akses laut dan jalan hingga pembangunan ditahap C. Tapi, di triwulan pertama tahun 2018 untuk pembangunan tahap 1A sudah dapat dilakukan aktifitas bongkar muat tetapi belum berjalan efektif,” katanya.
Sementara itu, untuk pembebasan lahan pembangunan pelabuhan Makassar New Port dan kisaran anggaran yang disediakan untuk pembangunan Pelabuhan Makassar New Port, Anna masih merahasiakannya.
“Saya belum tahu berapa anggarannya dan sudah barapa banyak lahan yang dibebaskan. Karena kalau kita berbicara uang itu sangat rawan,” paparnya.
Ia menambahkan, pembangunan pelabuhan Makassar New Port mendapat respon positif dari warga sekitar lokasi. Mungkin warga sekitar lokasi merasa terbantu atau merasa tidak dirugikan dengan proyek tersebut, khususnya ganti rugi lahan.
Lebih jauh, ujar Anna, untuk luas pelabuhan Makassar New Port ditahap 1A panjang 100 meter dengan kedalaman kolam mencapai -14,0 meter dan luas lahan 45 Ha dan sanggup menampung atau memiliki kapasitas 1,5 juta TEUs pertahun. Sedangkan untuk pembangunan lahan ditahap Bpanjang mencapai 1.230 meter dan kedalaman kolam -14 meter dan luas lahan 112 Ha dan menampung kapasitas 2 juta TEUs pertahun.
Sementar untuk eksistingnya memiliki panjang 850 meter dan kedalaman kolam -11,0 meter dengan luas lahan 14 Ha dengan kapasitas 700 ribu TEUs pertahun.”Dengan selesainya Makassar New port tahap 1A dan B, otomatis dapat mengakomodir kebutuhan arus peti kemas Pelabuhan Makassar sampai dengan 2050,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daeah (Bappeda) Kota Makassar, Syahrir Sappaile mengatakan, peran Pemerintah Kota Makassar terkait proyek pembangunan pelabuhan Makassar New Port, semata-mata untuk menyediakan fasilitas dan membantu melancarkan proyek tersebut.
Sementara untuk provinsi sendiri, jelas Syahrir, difungsikan untuk mengontrol pembangunan jalan atau akses masuk pembangunan pelabuhan Makassar New port.”Untuk anggaran, Pemkot Makassar tidak mengetahui kisaran anggaran. Karena anggaran pembebasan lahan ditangani langsung pihak Pelindo. Kami hanya penyedia alat dan jasa untuk pembebasan lahan,” katanya, kemarin.
Untuk luas lahan pembangunan pelabuhan New Port, Syahrir mengaku, hanya menggunakan lahan di tahap awal seluas 60 Meter untuk lebar dan panjangnya hanya 700 meter.”Tidak terlalu luas ji pembebasan lahannya di tahap awal untuk dermaga. Yang saya tahu hanya 60 meter lebarnya dan panjang 700 meter,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Bagian Pertanahan, I Nyoman Arya Purnabhawa, memilih menghindari wartawan usai mengikuti pembahasan pembebasan lahan di Kantor Pelindo IV. Bahkan saat dihubungi I Nyoman memilih untuk tidak menjawab.(arf/b)



×


Dermaga 300 Meter di New Port Digenjot

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar