JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar kembali menyinggung progres pembangunan di wilayahnya. Menurut Iksan, minimnya penyerapan anggaran disebabkan oleh adanya sikap arogansi individu dan salah satu lembaga yang di daerahnya.
“Beberapa faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan saat ini, karena adanya arogansi individu dan lembaga yang tidak mau bersinergi dengan pemerintah. Akibatnya, beberapa pemangku kebijakan harus berhati-hati dalam mengelola anggaran, karena takut terseret kasus hukum,” ungkap Iksan di acara Coffee Morning bersama jajaran Polres Jeneponto, Kamis (4/2).
Iksan dalam kesempatan itu kembali menyerukan, agar seluruh elemen pemerintah, masayarakat dan penegak hukum dapat bersinergi, agar percepatan pembangunan bisa berjalan sesuai target.
Menurut Iksan, hanya dengan sinergitas, daerahnya dapat keluar dari statustertinggal.
“Musuh kita bersama adalah kebodohan dan kemiskinan. Semua ini harus kita hapuskan. Dan hanya dengan sinergitas antar lembaga, target itu bisa kita raih,” tegas Iksan.
Lanjut Iksan Iskandar, bahwa arahan presiden, bahwa tonggak keberhasilan pembangunan di negara ini pada hakekatnya berada di daerah.
“Olehnya itu, tidak ada kata lain yang harus dilakukan kecuali membangun sinergitas agar negara tidak mengalami keterlambatan pembangunan disegala bidang,” lanjut Iksan.
Iksan menambahkan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang (RPJMP) Jeneponto sudah terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih (Gammara.red) melalui penguatan kelembagaan, daya saing yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Di tempat yang sama, Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat pimpinan Polri dalam membangun komitmen antara kepolisian dan pemerintah daerah. “Sinergitas yang dimaskud dalam bentuk koordinasi, terkait dengan masalah pemberitaan dan keamanan daerah,” kata Kapolres.
Salah satu inplementasi sinergitas tersebut, lanjut dia, dengan mendorong akselerasi program pembangunan Pemkab Jeneponto, dengan menjaga stabilitas keamanan yang menjadi ukuran suksesnya program Gammara. (krk-ril/c)
Iksan Sindir Lembaga Arogan
×

