pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

BNK akan Bina Calon Kepsek Pengguna Narkoba

MAKASSAR, BKM — Ratusan calon kepala sekolah (Kepsek) mulai menjalani tes kesehatan dan pemeriksaan urine di dua tempat, Senin (15/2).
Pemeriksaan kesehatan untuk tes kejiwaan, pemeriksaan radiologi, poliklinik di laksanakan di RSUD Daya, sementara pemeriksaan urine dilakukan di Kantor Badan Narkotika Kota (BNK).
Di Kantor BNK, sebanyak 120 calon kepsek mulai diperiksa urinenya. BNK menargetkan pemeriksaan urine akan selesai dalam kurun waktu empat hari.
Tes urine dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya calon kepsek yang terindikasi menyalahgunakan narkotika.
“Kami menjamin selama pelaksanaan tes urine tidak ada intervensi dari pihak manapun,” tegas Sekretaris Badan Narkotika Kota (BNK) Makassar, Ahdi Abidin Malik.
Kepala BNK Kota Makassar, Rompegading Patiroy yang turut ditemui diruang kerjanya mengatakan, BNK Makassar tetap menjaga kredibilitasnya, sehingga tidak ada satupun orang yang mampu mengitervensi kegiatan pemeriksaan urine tersebut. Dia juga menargetkan menyelesaikan pelaksanaan tes narkotika selama empat hari dengan memeriksa sebanyak 120 peserta calon Kepsek setiap hari dari total 435 peserta calon kepsek yang ada.
“Tidak menutup kemungkinan kita melakukan tes urine sebanyak 150 orang perhari kalau alat yang kami sediakan nantinya banyak. Karena ini hanya permasalahan alat saja. Kami juga membutuhkan alat yang tidak jauh beda dengan tespek yang sering digunakan untuk memeriksa kehamilan. Alat itulah yang kurang, sehingga kita hanya dapat memeriksa minimal 120 peserta perharinya,” katanya.
Untuk biaya pemeriksaan tes narkotika sendiri, diakui Rompegading, dibebankan ke calon kepsek sebesar Rp90 ribu untuk pembelian alat tes.
“Pelaksanaan tes ini tidak dimodali, jadi tetap ada retribusi yang dikenakan sebesar Rp90 ribu ke masing masing peserta. Biaya itu hanya untuk membeli alat tes yang seperti tespek,” jelasnya.
Dia menambahkan, hasil tes yang dilakukan BNK Makassar akan dilaporkan ke Wali Kota Makassar.”Hasil tes kami serahkan ke Disdikbud Makassar untuk hasil negatifnya. Tetapi, untuk calon Kepsek yang terindikasi menggunakan narkotika, kami langsung melakukan pembinaan,” ujarnya.
Terpisah, Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh yang ditemui di rujab Wali Kota Makassar mengatakan, pelaksanaan tes narkotika berjalan bersamaan dengan tes kesehatan di RSUD Makassar.
Terpisah, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya juga melakukan pemeriksaan kesehatan para calon kepsek.
“Kita sudah persiapkan jauh hari sebelumnya. Terutama kesiapan peralatan sarana dan prasarana
Kalau peralatan tidak ada kendala, kita siap sukseskan seleksi ini. Semua peralatan sudah standar pemeriksaan rumkit tipe B,” terang Dirut RSUD Daya dr Muhammad Rusly, kemarin.
Rusly menambahkan, tes kesehatan ini akan berlangsung kurang lebih 10 hari. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bertahap dan dibagi per kelompok. Pemeriksaan kesehatan meliputi, pemeriksaan radiologi, poliklinik dan kejiwaan.
“Jumlah kepsek yang akan diperiksa sebanyak 435 orang. Dan pada hari pertama ini sudah banyak yang melakukan registrasi. Pemeriksaan ini dilakukan pembebanan biaya sesuai perda. Biayanya Rp850 ribu,” kata Rusly.
Rusly menambahkan, proses pemeriksaan berjalan lancar.”Kita akan melayani hingga selesai. Tahap awal ini ada yang diperiksa radiologi dan laboratorium. Jadi kalau ada yang belum diperiksa hari ini maka akan dilanjutkan ke hari berikutnya,” katanya.
Lebih jauh, jelas Rusly, hasil tes nantinya akan dikoordinasikan ke Dinas Kesehatan. Untuk dilanjutkan ke wali kota.(arf-ucu/war/c)



×


BNK akan Bina Calon Kepsek Pengguna Narkoba

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar