RANTEPAO, BKM — Jalan poros Rantepao-Sesean diterjang longsor hingga arus lalu lintas di kawasan ini putus total. Longsor terjadi di delapan titik di Toraja Utara yakni Kecamatan Kapalapitu, Baruppu, Rindingallo, dan Tondon dan Tallunglipu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paulus Kombong kepada BKM Selasa (16/2) mengatakan untuk memudahkan akses jalan bagi warga, arus lalulintas dialihkan melalui Kondongan depan Kampus UKI tembus depan SD Lampan.
Menurut Paulus pihaknya sudah berusaha membersihkan material longsor dengan alat berat. Tapi karena alatnya terbatas sehingga longsor ditempat lain menunggu.
Hujan deras biasanya disertai angin kencang sering terjadi di Toraja Utara, lanjut Paulus selain membuat terjadi longsor, juga angin puting beliung sering memporak porandakan alang-alang.
Sebelum bencana longsor dan angin putting beliung membawa korban lebih banyak, masyarakat bermukim di lereng perbukitan lebih waspada. ”Soalnya longsor tidak ditau kapan terjadi, utamanya longsor tidak disertai hujan,” tambahnya.
Longsor sebelumnya terjadi di Kapalapitu menyeret sebuah rumah milik Alfret Madea dan menelan korban jiwa seorang pria Kristian Kendek Lino (16) siswa SMP Kapalapitu. Untuk menghindari kejadian serupa, semua kemungkinan terjadi diwaspadai
Talud dan tanah urukan jalan ambruk karena terseret air membuat ruang kelas SMP 2 Tondo Matallo retak sehingga tidak bisa digunakan belajar (gus/D).
Rantepao-Sesean Longsor
×

